Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Antisipasi Limpahan Air Bendung Klambu ke Sungai Wulan, BPBD Jepara Koordinasi dengan Daerah Lain



Reporter:    /  @ 08:53:51  /  9 Februari 2016

    Print       Email
Kondisi Sungai Wulan pada Senin (8/2/2016) masih dalam batas normal. Meski begitu pihak BPBD Jepara tetap memantau dan berkoordinasi dengan BPBD daerah lain. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Kondisi Sungai Wulan pada Senin (8/2/2016) masih dalam batas normal. Meski begitu pihak BPBD Jepara tetap memantau dan berkoordinasi dengan BPBD daerah lain. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Mengantisipasi debit air bendungan Klambu turut Kabupaten Grobogan, dan dimungkinkan air dilimpahkan ke daerah lain termasuk Jepara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara melakukan koordinasi dengan BPBD di daerah lain.

Hal itu disampaikan Kepala pelaksana BPBD Jepara, Lulus Suprayitno. Menurutnya, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan BPBD Grobogan, Demak, dan Kudus. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan terbaru mengenai debit air, dan kebijakan pembukaan pintu air yang dilakukan. Hal ini penting sebagai pijakan untuk mengambil langkah antisipasi.

”Untuk personel, sudah kami siagakan. Itu untuk memantau kondisi di lintas wilayah. Termasuk kondisi di wilayah yang terancam tersebut,” ujar Lulus kepada MuriaNewsCom, Senin (8/2/2016) kemarin.

Menurut dia, dimungkinkan pintu air di wilayah itu akan dibuka menuju Sungai Wulan. Imbasnya, Sungai Wulan akan menerima kiriman air dengan volume besar. Beban Sungai Wulan akan bertambah lantaran juga menerima kiriman air dari wilayah Pegunungan Muria.

”Salah satu wilayah di Jepara yang rawan dengan kondisi tersebut yakni Desa Dorang, Kecamatan Nalumsari. Sebab wilayah tersebut dilintasi Sungai Wulan. Wilayah tersebut rawan terkena banjir akibat luapan sungai,” terangnya.

Dari informasi yang dihimpun, debit air di Bendungan Klambu memang terus mengalami kenaikan. Pada Senin sekitar pukul 08.00 WIB, debit air mencapai 450 meter kubik. Pada pukul 10.00 WIB, debit air naik menjadi 460 meter kubik.

Editor : Titus Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →