Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Kesibukan Kerja Nyaris Gagalkan Sunanto Raih Doktor Ilmu Lingkungan



Reporter:    /  @ 22:09:10  /  8 Februari 2016

    Print       Email
Sunanto (MuriaNewsCom/Dhani Agus)

Sunanto (MuriaNewsCom/Dhani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Keberhasilan Sunanto, PNS di  Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Dispertan TPH) Groboganmeraih gelar Doktor Ilmu Lingkungan dari Undip Semarang, dilalui dengan jalan berliku. Sunanto, Bahkan nyaris gagal meraih gelar doktor.

Menurutnya, titel S3 itu nyaris saja gagal didapat lantaran kesibukan kerja. Disertasi yang disusun tidak kunjung selesai. Bahkan, jika akhir Februari ini tidak kelar, maka dia sudah bakal kena DO.

“Saya sempat ambil cuti satu semester karena kesibukan. Untuk menempuh pendidikan S3 ini total waktu yang saya butuhkan hampir 5 tahun. Tepatnya, 4 tahun lebih 11 bulan dan 2 hari,” jelas pria berkaca mata ini.

Pada tahun 2010 lalu, Sunanto sudah berhasil menyelesaikan kuliah S2. Yakni, di UNS Surakarta jurusan Agronomi. Untuk pendidikan S1 diraih di Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian Magelang tahun 1998.

Disinggung motivasinya menimba pendidikan S3, Sunanto menyatakan memang senang menuntut ilmu. Selain itu, dia ingin kuliah lagi lantaran di Grobogan masih minim PNS yang bertitel S3.

“Setahu saya, PNS yang sudah bergelar Doktor baru satu orang. Yakni, mantan Kadinas Pertanian yang sekarang menjabat Kepala DPPKAD, Bapak Moh Sumarsono,” katanya.

Disinggung kendala yang dihadapi dalam menempuh S3, Sunanto menyatakan tidak terlalu banyak. Paling utama adalah soal membagi waktu karena kesibukannya sehari-hari juga padat. Untuk itu, harus pintar mengatur waktu sendiri untuk menyelesaikan kuliah S3 tersebut.

Editor : Kholistiono

Baca Juga : Kajian Tentang Pupuk Antarkan PNS Dispertan TPH Grobogan ini Raih Gelar Doktor Ilmu Lingkungan

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →