Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Lampion, Sang Sinar Rezeki Saat Imlek



   /  @ 21:01:32  /  8 Februari 2016

    Print       Email
Lampion yang menghiasi Klenteng Hok Tik Bio Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Lampion yang menghiasi Klenteng Hok Tik Bio Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora –Keberadaan lampion tidak bisa dipisahkan bagi warga Tionghoa saat Imlek dan Cap Go Meh. Lampion menjadi semacam atribut budaya yang menandai peralihan tahun dalam penanggalan Tionghoa. Imlek kurang terasa meriah tanpa kehadiran lampion yang menghiasi sudut-sudut jalan, klenteng dan rumah warga keturunan Tionghoa.

Suntoro, Pengurus Klenteng Hok Tik Bio Blora mengungkapkan, keberadaan lampion saat Imlek memiliki makna filosofis, yakni simbol penerang jiwa, keberuntungan, rezeki dan juga dimudahkan tercapainya harapan.

“Lampion ini merupakan simbol. Dengan datangnya tahun baru ini,  harapannya kehidupan dimudahkan dan juga selalu diberi petunjuk Dewa,” kata Suntoro yang juga sebagai pembina kelompok Barongsai Naga Mustika Blora.

Menurutnya, warna nyala merah pada lampion memiliki makna harapan satu tahun mendatang diwarnai dengan keberuntungan. Legenda klasik juga menggambarkan lampion sebagai pengusir kekuatan jahat angkara murka yang disimbolkan dengan raksasa bernama Nian. Memasang lampion di tiap rumah juga dipercaya menghindarkan penghuninya dari ancaman kejahatan.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →