Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

SMAN 2 Kudus Tertarik Belajar Media Online



Reporter:    /  @ 18:04:22  /  8 Februari 2016

    Print       Email
Usai kegiatan kunjungan para siswa yang tergabung ekstra kurikuler jurnalistik SMAN 2 Kudus berfoto bersama dengan para crew Koranmuria.com dan MuriaNewsCom di ruang redaksi. (MuriaNewsCom)

Usai kegiatan kunjungan para siswa yang tergabung ekstra kurikuler jurnalistik SMAN 2 Kudus berfoto bersama dengan para crew Koranmuria.com dan MuriaNewsCom di ruang redaksi. (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Kudus – 25 siswa SMAN 2 Kudus melakukan kegiatan tak biasa untuk mengisi hari liburnya kali ini Senin (8/2/2016). Mereka berkunjung ke kantor redaksi Koranmuria.com dan MuriaNewsCom untuk belajar seluk beluk media online.

Puluhan siswa yang tergabung dalam ekstra kurikuler jurnalistik ini, terdiri dari kelas X dan XI. Mereka begitu antusias ketika disambut kedatangannya oleh Pemimpin Redaksi Koranmuria.com dan MuriaNewsCom Siti Merie. Acara pun dimulai dengan perkenalan kedua belah pihak.

”Koranmuria.com dan MuriaNewsCom, masing-masing memiliki wujud berbeda. Dan kami memiliki coverage area se eks Karesidenan Pati saja. Media online tentunya memudahkan siapa saja mengakses berita,” jelas Merie.

Pengampu ekstra kurikuler jurnalistik SMAN 2 Kudus yang turut mendampingi kunjungan redaksi Joko Edi menuturkan, ingin memperkenalkan kepada siswa tentang seluk beluk kinerja media khususnya media online. Karena di sekolah mereka mengampu majalah dinding dan buletin sekolah.

”Hari ini kami ajak siswa memahami tentang alur kerja sebuah media. Dan ke depan kami berharap diperbolehkan siswa untuk magang di sini,” ungkapnya.

Hal itu diharapkan, agar siswa bisa mengelola majalah dinding dan buletin sekolah dengan baik. Sebab selama ini fasilitas tersebut belum terkoordinir rutin. Joko melanjutkan, siswa bisa belajar cara membuat berita hingga bentuk jadi serta tayang di website.

”Karena kami memiliki rencana membuat website untuk portal berita yang isinya mengenai info sekolah dan prestasi-prestasinya,” tuturnya.

Ke 25 siswa itu pun dibuat kelompok dan dipandu oleh satu redaktur untuk sharing tentang media online. Baik kinerja seorang wartawan, keredaksian hingga berita bisa sampai ke tangan masyarakat.

Nampak setiap siswa antusias bergantian bertanya tentang bagaimana profesi jurnalis. Apa saja risiko dan keuntungannya. Selanjutnya, rombongan di bawa ke ruang redaksi untuk diperkenalkan proses layout, edit foto, dan peng-upload-an berita.

Joko Edi berharap, kegiatan kunjungan ini bisa dilaksanakan rutin. ”Untuk pertemuan selanjutnya, kami akan mengadakan workshop atau training jurnalistik di sekolah dengan mengundang para pakarnya. Sehingga siswa pun bisa langsung mempraktikkan apa yang diperoleh dari hasil training tersebut,” imbuhnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →