Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Ponpes Yasin Sunggingan Berikan Toleransi untuk Santri yang Ngantuk saat Kajian



Reporter:    /  @ 14:51:53  /  8 Februari 2016

    Print       Email
Para santri memperhatikan kajian sembari memaknai kitab pada kajian kitab di Ponpes Yasin, Sunggingan, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Suyriyono)

Para santri memperhatikan kajian sembari memaknai kitab pada kajian kitab di Ponpes Yasin, Sunggingan, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Suyriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Disaat pengajian kitab digelar pondok pesantren, tak jarang ada santri yang mengantuk. Baik itu kurang tidur ataupun kelelahan lantaran banyak kegiatan di pesantren. Namun untuk mengantisipasi santri tertinggal materi kajian kitab tersebut, pengasuh Ponpes Yasin, Sunggingan punya trik tersendiri.

Yaitu dengan merekam suara ustad atau guru selama kegiatan pengajian berlangsung. Hal itu bermanfaat untuk santri bisa memutar ulang pengajian dari ustad, dan memahami materi yang disampaikan.

Pengasuh Pondok Pesantren Yasin, Sunggingan, Kecamatan Kota Agus Nafi’ mengatakan, kegiatan pengajian ini penting untuk meningkatkan pemahaman santri terhadap keutamaan ibadah. ”Oleh karenanya, santri putra dan putri harus mendengarkan dan memberikan makna atau memaknai pada kitabnya masing-masing,” katanya.

Menurutnya, rekaman tersebut bisa diputar untuk didengarkan kembali.  Supaya santri yang mengantuk atau berhalangan hadir bisa menggunakan rekaman itu untuk memberikan makna atau memaknai pada kitabnya. Sehingga santri tidak ketinggalan materi.

”Selain rekaman suara ustad, santri juga diberikan pelajaran lagi oleh santri mahir atau senior. Sebab tugas santri mahir mengulas kembali materi yang diberikan ustadnya,” tukasnya.

Baca juga :

Pilih Ngaji Kitab Kuning saat Libur Imlek, Itulah yang Dilakukan Santri di Ponpes Yasin Kudus

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →