Loading...
You are here:  Home  >  Politik & Pemerintahan  >  Artikel ini

Ini Harapan Ganjar Pranowo untuk Lasem di Tahun Monyet Api



   /  @ 13:42:45  /  8 Februari 2016

    Print       Email
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menghadiri perayaan Tahun baru Imlek 2016 di Balai Kedamaian Lasem, Rembang. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menghadiri perayaan Tahun baru Imlek 2016 di Balai Kedamaian Lasem, Rembang. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyempatkan untuk menghadiri perayaaan tahun baru imlek 2567/ 2016 di Gedung Kedamaian, Lasem, Rembang, Minggu (7/2/2016).

Dalam serangkaian acara bertajuk Bersama Membangun Lasem, Ganjar menyampaikan beberapa harapannya untuk Lasem. Orang nomer satu di Jawa Tengah itu berharap agar Lasem mampu menjadi tempat destinasi pariwisata unggulan. ”Saya berharap Lasem kita bangun sebagai tempat destinasi pariwisata,” ujarnya.

Acara tersebut juga menyuguhkan pertunjukan Sendratari tokoh kepahlawanan Oey Ing Kiat, Tan Pan Tjiang, dan Raden Panji Margono melawan VOC 1740 – 1743. Ganjar yang turut menyaksikan pertunjukan kolosal tersebut, menilai Lasem layak menjadi Kota Pusaka Dunia, namun kebersihan kota disoroti olehnya.

”Lasem punya sejarah panjang, tapi seperti yang ditampilkan di video, itu terlihat kotor. Itu terlalu kotor,” tandas Gubernur Jateng itu.

Sehingga Ganjar mengajak masyarakat Lasem untuk bahu membahu mewujudkan Lasem sebagai salah satu Kota Pusaka Dunia sesegera mungkin. ”Lasem sebagai Heritage segera dibangun. Jangan lama-lama, kalau bisa dimulai pekan depan,” imbuhnya.

Ganjar juga mengajak masyarakat Lasem untuk mempromosikan potensi wisatanya secara gencar melalui sosial media. ”Minggu depan kita resik-resik Lasem! Jangan lupa difoto, mention ke twitter, cc @ganjarpranowo agar dunia tahu di sini ada heritage, di sini ada gerakan masyarakat!,” pungkasnya.

Acara yang diakhiri dengan pesta kembang api pada tengah malam tersebut, juga dihadiri jajaran Forkopimda bersama Penjabat Bupati Rembang Suko Mardiono dan Bupati Terpilih Abdul Hafidz.

Baca juga :

Meski Imlek, Kelenteng Dewa Langit Tertua di Indonesia ini Tak Bersolek

Libur Imlek, Ribuan Pengunjung Mengantri Masuk Pintu Gerbang Museum Kretek

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →