Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Ingat, Kalau Makan di Kudus Jangan Lupa Bayar Pajak



Reporter:    /  @ 11:06:25  /  8 Februari 2016

    Print       Email
kudus-pajak-restoran

Salah satu warung di Kabupaten Kudus memasang tulisan mengenai ketentuan pembayaran pajak sebesar 10% dari setiap transaksi yang dilakukan. MERIE

 

MuriaNewsCom, Kudus – Tahukah Anda, jika sedang makan di warung atau rumah makan di Kudus ini, Anda dikenakan pajak atas apa yang Anda nikmati?

Ya, dari setiap nota pembayaran yang Anda bayarkan, ada kewajiban untuk membayar pajak sebesar 10% di dalamnya. Pemerintah Kabupaten Kudus saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi kepada para pemilik rumah makan atau warung makan, untuk menerapkan pajak ini.

Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Kudus Eko Djumartono mengatakan, sosialisasi yang dilakukan adalah terkait Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pajak Restoran.

”Aturan ini memang mewajibkan setiap rumah makan, restoran, ataupun warung makan, untuk membayar pajak kepada pemerintah daerah, dari setiap omzet yang mereka peroleh setiap bulannya,” tuturnya kepada MuriaNewsCom, Senin (8/2/2016).

Rumah makan yang wajib untuk menyetor pajak ini adalah yang beromzet Rp 10 juta per bulannya. Bukan hanya kelas rumah makan atau restoran saja yang kemudian terkena kewajiban ini.

”Tapi warung makan kelas pinggir jalan atau pedagang kaki lima (PKL), juga bisa terkena pajak ini. Pasalnya, ada warung PKL yang kemudian omzetnya lebih dari Rp 10 juta setiap bulannya. Dan itu banyak sekali di Kudus ini,” jelasnya.

Sosialisasi kepada pemilik rumah makan, warung, atau restoran, dilakukan salah satunya dengan mengumpulkan mereka untuk diberikan penjelasan mengenai hal ini.

”Belum lama ini kita kumpulkan mereka. Karena memang masih ada yang kemudian belum menerapkan aturan ini. Sehingga kita mengharapkan partisipasi mereka dalam menegakkan perda ini,” katanya.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →