Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

APBDes Undaan Tengah Kudus Diminta Transparan, Ini Jawaban Kades



Reporter:    /  @ 08:00:27  /  7 Februari 2016

    Print       Email
Warga Desa Undaan Tengah sekaligus Ketua RW 2, Sofyan. (MuriaNewsCom/ Edy Sutriyono)

Warga Desa Undaan Tengah sekaligus Ketua RW 2, Sofyan. (MuriaNewsCom/ Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Terkait adanya permintaan salah satu Ketua RW 2 Desa Undaan Tengah, Kecamatan Undaan yang menginginkan mendapatkan fotokopi buku ABPBDes, Kepala Desa Undaan Tengah Eklas Prasojo mengatakan bahwa pihak terkait bisa datang ke kantor balai desa demi keterbukaan publik tersebut yang ada di APBDes ini.

“Bila memang pak Sofyan menginginkan keterbukaan, maka pihak desa bisa membuka diri untuk berkoordinasi. Dan sama sama membuka APBDes atau sejenisnya di kantor desa untuk dibahas atau ditanyakan. Sebab APBDes itu tebal sekali, ada keseluruhan nota, dan sejenisnya ,” kata Eklas, saat dikonfirmasi MuriaNewsCom, dirumahnya Sabtu (6/2/2016).

Dia menilai, bila APBDes itu difotokopi dan dipaparkan atau diberikan kepada masyarakat, itu memang tidak ada aturannya. Selain itu, terkait adanya anggaran penangkaran burung hantu sebesar Rp 100 juta di APBDes yang dimusyawarahkan perencanaan pembangunan (Musrenbang) untuk anggaran 2016, pihak desa juga telah mendapatkan kesepakatan dari pihak petani.

“Memang di saat musrenbang itu, Pak Sofyan mengusulkan bahwa anggaran Rp 100 juta untuk burung hantu itu ditiadakan. Akan tetapi, sebelum musrenbang, pihak petani sudah rapat dan menyetujui bahwa penangkaran atau mengadakan burung hantu memang diperlukan. Sebab daerah Undaan tengah ini memang daerah pertanian. Sehingga kesepakatan petani terhadap perlunya penangkaran burung hantu itu, kita bawa ke musrenbang tersebut,” ujarnya.

Baca juga : Warga Ini Ngotot Ingin Adanya Transparansi APBDes Undaan Tengah KudusĀ 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →