Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Rembang  >  Artikel ini

Asyik! Puncak Perayaan Imlek di Rembang Akan Diramaikan Pertunjukan Kolosal Perjuangan Lasem



   /  @ 20:35:21  /  5 Februari 2016

    Print       Email
Persiapan pertujukan kolosal perjuangan Lasem di gedung Kedamaian persis sebelah barat klenteng Poo An Bio desa Karangturi, Kecamatan Lasem, Jumat (5/2/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Persiapan pertujukan kolosal perjuangan Lasem di gedung Kedamaian persis sebelah barat klenteng Poo An Bio desa Karangturi, Kecamatan Lasem, Jumat (5/2/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Perayaan tahun baru Imlek di Kabupaten Rembang tahun ini, nampaknya berlangsung meriah khususnya di Lasem. Masyarakat akan disuguhi dengan pertujukan kolosal perjuangan Lasem.

Baca juga : Jelang Imlek, Kelenteng di Rembang Adakan Agenda Khusus

Pertunjukan kolosal tersebut menceritakan perjuangan masyarakat Lasem pribumi bersama keturunan Tiong Hoa saat melawan penjajah Belanda. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Panitia Imlek Rudi Hartono kepada awak media di Kelenteng Poo An Bio, Jumat (5/2/2016).

”Pertunjukan kolosal yang menceritakan perjuangan masyarakat Lasem yang dipimpin Raden Panji Margono dan Oei Ing Kiat saat melawan Belanda pada tahun 1740 an,” jelasnya.

Selain itu, pihak panitia juga mengundang orang nomor satu di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Selain Gubernur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rembang, sejumlah anggota DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Bupati terpilih Abdul Hafidz juga diundang.

Acara yang dipusatkan di gedung Kedamaian, persis sebelah barat Kelenteng Poo An Bio Desa Karangturi, Kecamatan Lasem tersebut mengambil tema ‘Bersama Membangun Lasem’. ”Tema perayaan imlek di Lasem adalah Bersama Membangun Lasem,” ujar Rudi.

Dijelaskan Rudi, harapannya Lasem semakin maju dalam hal perekonomian maupun dari keamanannya. Dalam acara tersebut juga diadakan pengundian hadiah dan pesta kembang api. Mulai hari ini pihak panitia membersihkan dan menata gedung yang menjadi lokasi puncak perayaan Imlek.

”Begitu juga Kelenteng Poo An Bio yang berhimpitan dengan gedung Kedamaian juga sudah terlebih dulu dibersihkan,” tandasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →