Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Ternyata Gafatar Pernah Audiensi ke Bupati Jepara, Ini Ceritanya



Reporter:    /  @ 18:19:42  /  5 Februari 2016

    Print       Email
ilustrasi

ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Jepara – Organisasi yang sempat menghebohkan publik karena hilangnya sejumlah orang dan keluarga, Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) ternyata pernah melakukan audiensi kepada Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. Gafatar yang dinilai Majelis Ulama Indonesia (MUI) sesat dan menyesatkan tersebut pernah meminta bantuan kerja sama dengan menawarkan sejumlah program kegiatan ke masyarakat di Kota Jepara.

Hal itu disampaikan Kepala Badan kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jepara, Istono. Menurut dia, Gafatar yang diketahui dari pengurus Provinsi tersebut sempat mendatangi kantor Bupati Jepara pada 2015 lalu. Mereka menawarkan kerja sama program kegiatan sosial, seperti donor darah dan pasar murah.

”Waktu itu menjelang akhir tahun 2015, sekitar bulan Oktober kalau tidak salah. Mereka melakukan audiensi ke pak Bupati menawarkan sejumlah kegiatan sosial. Namun saat itu tidak disetujui,” ujar Istono kepada MuriaNewsCom.

Menurut dia, pengurus Gafatar yang datang ke Jepara terbilang cerdas dan pandai berbicara. Sebab, dalam penjelasannya mengenai program kerja mereka, cukup baik dan positif. Hanya saja, Pemkab Jepara yang saat itu Bupati didampingi sejumlah Kepala Bagian dan SKPD, menemukan hal yang ganjal.

”Ketika berdialog santai, mereka mengatakan jika salat tidak penting. Dari situ kami mulai curiga, dan kebetulan pak Bupati juga tidak menyetujui program mereka itu,” katanya.

Setelah itu, tidak ada lagi kabar mengenai Gafatar di Jepara. Tiba-tiba beberapa pekan berikutnya mulai ramai berita tentang orang hilang yang disebut-sebut bergabung dengan Gafatar. Ketika ramai di media massa, pihaknya belum mengetahui jika ada warga Jepara yang gabung dengan Gafatar dan pergi ke Kalimantan.

Baca juga : Eks Gafatar yang Dipulangkan ke Jepara Ternyata Jumlahnya Mencapai 12 Orang

”Kami tahu ada 12 warga Jepara yang ikut Gafatar setelah ada evakuasi dari Kalimantan ke Jawa Tengah. Kemudian kami dikabari pihak Provinsi kalau ada warga Jepara yang ikut dievakuasi,” imbuhnya.

Baca juga : Eks Gafatar Jepara Dijamin Diterima Warga di Kampungnya

Lagi, Warga Jepara Menghilang, Diduga Ikut Gafatar

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →