Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Rembang  >  Artikel ini

Pemkab Rembang Berikan Tali Asih Kepada Janda Tua dan Lansia Korban Kebakaran di Terjan



   /  @ 20:39:21  /  4 Februari 2016

    Print       Email
Tiga korban kebakaran  menerima dana tali asih dari Pj Bupati Rembang, Suko Mardiono, Kamis (4/2/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Tiga korban kebakaran menerima dana tali asih dari Pj Bupati Rembang, Suko Mardiono, Kamis (4/2/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Tiga warga lanjut usia (lansia) yang masing-masing rumahnya mengalami kebakaran hebat di Desa Terjan disambangi oleh Penjabat (Pj) Bupati Rembang, Suko Mardiono, Kamis (4/2/2016).

Kedatangan Suko Mardiono untuk memberikan dana tali asih masing-masing sebesar Rp 1 juta kepada tiga warga yang lanjut usia itu, bahkan dua di antaranya merupakan janda tua yang hidup sebatang kara. Para korban tersebut yakni Sarikah (70), Siti Raoundloh (71), dan Dasim (50).

Baca juga : Gara-gara Lampu Teplok, Tiga Rumah di Rembang Ludes Terbakar

Ketiganya menerima bantuan sekadarnya saat dikunjungi Pj Bupati Rembang bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Suharso, dan sejumlah pejabat Pemkab Rembang. “Dengan adanya santunan ini, semoga dapat sedikit meringankan beban para pemilik rumah yang mengalami musibah kebakaran ,” kata Suko Mardiono.

Kepala BPBD Rembang Suharso menyebutkan, selain bantuan dari Pemkab, pihaknya mengaku mempertimbangkan anggaran untuk membangun rumah para korban. ”Karena para korban termasuk warga yang tidak mampu, untuk saat ini kami masih membuat kajian untuk bantuan selanjutnya, untuk kemudian diusulkan kepada Pak Bupati,” ungkap Suharso.

Menurutnya, bantuan untuk perbaikan rumah biasanya diberikan berupa uang tunai. Dia menaksir untuk membangun kembali masing-masing rumah kayu, menelan biaya sebesar Rp 30 juta.

Namun, besaran uang untuk perbaikan rumah itu hingga kini belum bisa dipastikan. Sebab masih menunggu laporan lengkap dari BPBD. ”Kami akan sampaikan bantuan kepada bagian Kesra. Entah berapa bantuan yang turun kami belum bisa memastikannya,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, diduga gara-gara jatuhnya lampu teplok, tiga rumah kayu milik warga desa Terjan RT 01 RW 01 kecamatan Kragan kabupaten Rembang Selasa malam (2/2/2016) sekitar pukul 21.30 WIB dilalap api.

Baca juga :

Pemdes Terjan Diminta Tanggap Terhadap Musibah Kebakaran yang Menimpa Warganya

Sejumlah warga Kabupaten Rembang Meminta Penambahan Pos Pemadam Kebakaran 

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →