Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Polisi Rembang Kembali Blusukan Ke Hutan untuk Tangkap 2 Tahanan yang Kabur



   /  @ 17:49:16  /  4 Februari 2016

    Print       Email
Petugas Kepolisan Polsek Sedan bersama tim gabungan blusukan menyisir hutan di desa Mojosari untuk menangkap tahanan titipan jaksa penuntut umum yang kabur dari Rutan Rembang, Kamis (4/2/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Petugas Kepolisan Polsek Sedan bersama tim gabungan blusukan menyisir hutan di desa Mojosari untuk menangkap tahanan titipan jaksa penuntut umum yang kabur dari Rutan Rembang, Kamis (4/2/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Pihak kepolisian di Rembang kembali kembali blusukan ke hutan untuk menangkap penjahat yang kabur dari rutan.

Baca juga : Satu Tahanan yang Kabur dari Rutan Rembang Ditangkap Saat Bakar Jagung

Setelah beberapa waktu lalu, aparat dari Polres Rembang terlibat aksi seperti dalam film box office Fast and Furious dan melakukan pengepungan semalaman untuk menangkap pelaku pencurian ponsel, di kebun tebu daerah Gegersimo, Kecamatan Pamotan. Kali ini, pihak Polsek Sedan bersama tim gabungan dari Rutan Rembang dan Koramil, menyisir hutan di Mojosari, Kecamatan Sedan, untuk menangkap dua tahanan titipan jaksa yang kabur dari rutan, sejak Rabu (3/2/2016) malam sampai Kamis (4/2/2016).

Kapolsek Sedan, AKP Joko Purnomo menjelaskan salah satu orang yang diburu tertangkap setelah dilakukan pengejaran dan pengepungan semalaman di Petak I Hutan Kebon Harjo, wilayah Desa Mojosari. Orang yang ditangkap bernama Muhamad Yudi alias Cakil (22) warga warga Bangunrejo, RT 01 RW 02, Pamotan Rembang.

”Setelah mendapat informasi dari masyarakat, ada pelarian yang datang ke Desa Mojosari, kebetulan di sana ada temannya. Kemudian kami bersama tim gabungan langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran, mulai tadi malam hingga tadi pagi pukul 06.30 WIB,” jelasnya singkat.

Sementara Kepala Rutan Rembang, Suyatno menjelaskan lebih rinci terkait penangkapan Cakil. Menurutnya, setelah dilakukan penggerebekan dan ternyata kedua terdakwa itu sudah melarikan diri ke hutan, tim gabungan segera menyebar di sekitar lokasi hutan. ”Kita kepung akses-akses jalan yang kemungkinan bisa dilewati olehnya,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Suyatno, selain mengepung, tim gabungan tersebut juga menyisir ke dalam hutan. Baru kemudian tim gabungan ini keluar dari hutan pada pukul 02.00 dini hari. ”Kira-kira jam dua baru keluar, terus kita menunggu sampai fajar. Setelah itu, kami bentuk tim lagi untuk masuk hutan kira-kira jam enam pagi,” tambahnya.

Suyatno mengaku menggerakkan anggotanya secara total untuk melakukan penangkapan dua terdakwa yang melarikan diri itu, hanya menyisakan lima orang petugas pria di rutan. ”Dari rutan hampir semua tenaga laki-laki kita fokuskan untuk penangkapan ini, kira-kira dua puluhan. Di rutan, kami sisakan petugas penjagaan 5 orang laki-laki,” tandasnya.

Baca juga :

Usai Tahanan Kabur, Pohon di Depan Rutan Rembang Dipangkas

2 Tahanan yang Kabur dari Rutan Rembang Diduga Panjat Dinding dan Lewat Atap 

Dua Tahanan yang Kabur Dari Rutan Rembang, Ternyata Sudah Keluar Masuk Penjara Selama 6 kali

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →