Loading...
You are here:  Home  >  Peristiwa  >  Artikel ini

Gara-gara Lampu Teplok, Tiga Rumah di Rembang Ludes Terbakar



   /  @ 19:00:00  /  3 Februari 2016

    Print       Email
Seorang warga mencoba memadamkan api yang melalap tiga rumah dan satu kandang milik warga Desa Terjan, RT 01 RW 01 Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Selasa (2/2/2016) malam. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Seorang warga mencoba memadamkan api yang melalap tiga rumah dan satu kandang milik warga Desa Terjan, RT 01 RW 01 Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Selasa (2/2/2016) malam. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Diduga gara-gara lampu teplok, tiga rumah dan satu kandang milik warga Desa Terjan, RT 01 RW 01 Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang ludes terbakar, Selasa (2/2/2016) malam.

Ketiga rumah yang menjadi korban kebakaran tersebut yakni, Dasim (50), Sarikah (71) dan Siti Roundloh (70). Dalam insiden itu, tidak ada korban jiwa. Hanya saja dua ternak anak kambing dan seluruh  perabotan rumah tangga ludes dilalap si jago merah.

Dasim, salah satu korban mengaku sekitar pukul 21.30 WIB, mendengar Sarikah menjerit minta tolong. ”Rumah Sarikah, janda tua itu, sudah dialiri listrik. Tetapi setiap malam kebiasaan menyalakan lampu teplok,” tuturnya.

Dasim menceritakan, mendengar teriakan tetangga sebelah itu, dia lalu berlari untuk menolong. Namun api cepat membesar dan melalap dinding rumah yang terbuat dari bambu. Dia pun meminta warga sekitar memadamkan api. Warga dan puluhan pemuda berlarian untuk segera memadamkan api dari truk tangki tak jauh dari lokasi kejadian.

Sementara Naryo (40) warga setempat mengatakan, truk tangki yang biasa di gunakan untuk penyiraman debu jalan tambang posisi terparkir tidak terlalu jauh dengan lokasi kebakaran, sehingga airnya berhasil untuk memadamkan api.

”Kalau tidak ada truk tangki milik penambang tras, bisa dipastikan 6 rumah dan 1 kandang sapi ludes terbakar semuanya. Apalagi angin bertiup begitu kencang,” tandas Naryo.

Api berhasil dijinakkan warga sekira pukul 23.30 WIB.  Satu truk pemadam dan satu truk tangki milik Pemkab Rembang baru sampai di lokasi kebakaran pada pukul 23.45 WIB. Begitu sampai, regu pemadam tinggal memadamkan sisa-sisa api.

Pihak desa mencatat, kerugian material akibat kebakaran itu mencapai puluhan juta rupiah. Sejauh ini pihak desa belum berpikir mencarikan bantuan, tapi sudah laporan ke pemerintah kecamatan. ”Kerugian material kurang lebih 40 juta, untuk total tiga keluarga tersebut,” ungkap Penjabat Sementara Kepala Desa Terjan Karyo Praptono.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →