Loading...
You are here:  Home  >  Politik & Pemerintahan  >  Artikel ini

Sowan Mbah Moen, Menko Polhukam Singgung Pabrik Semen dan Pelabuhan Tanjung Bonang



   /  @ 20:04:37  /  2 Februari 2016

    Print       Email
Menko Polhukam Jendral (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dan K.H. Maimoen Zubair ketika sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya, di Ponpes Al Anwar Sarang, Selasa (2/2/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Menko Polhukam Jendral (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dan K.H. Maimoen Zubair ketika  di Ponpes Al Anwar Sarang, Selasa (2/2/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Jendral (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan berkunjung di Pondok Pesantren Al Anwar Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Selasa (2/2/2016) siang.

Kedatangan Luhut bersama rombongan didampingi Pangdam IV Diponegoro Mayor Jendral TNI Jaswandi itu, dalam rangka silaturahim kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah. Rombongan menggunakan dua holikopter mendarat di Lapangan Gondan Desa Kalipang yang sudah ditunggu oleh ribuan siswa sambil membawa bendera merah putih sekitar pukul 12.45 WIB.

Sesampainya di Ponpes Al Anwar sekitar pukul 13.00 WIB, Luhut langsung disambut oleh K.H.Maimoen Zubair bersama ratusan santrinya. Setelah keduanya bersama rombongan berbincang cukup lama di dalam kediaman Mbah Moen, kemudian dalam sambutannya, Luhut memuji kepedulian kiai yang akrab disapa Mbah Moen itu. Menurutnya, meski sudah sangat berusia lanjut namun kepedulian Mbah Moen terhadap lingkungan sekitar masih sangat tinggi.

”Beliau masih peduli dengan lingkungan sekitar. Selama hampir satu jam di dalam (rumah) tadi, beliau mengingatkan tiga perkara kepada saya. Saya diminta membantu menyelesaikan yang sudah tidak ada urusan langsung sama beliau,” kata Luhut.

Dijelaskan oleh Luhut, tiga perkara tersebut yakni persoalan Pabrik Semen di Gunem dan Bulu, Pelabuhan Tanjung Bonang di Sluke, serta kondisi partai politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang tak kunjung bersatu.

”Pak Luhut Tolong lihat itu pabrik semen belum beres, bisa dibantu nggak? Tidak ada urusan sama beliau. Kedua, pelabuhan itu kayak yuyu, maju mundur maju mundur, tidak beres juga, tolong Pak Luhut,” ungkap Luhut menirukan perbincangan dengan Mbah Moen.

Namun, Menko Polhukam itu optimis kedua persoalan tersebut segera terselesaikan. ”Insyaallah, kedua ini akan bisa segera selesai, tadi Pak Bupati sudah sampaikan. Dan, Mbah Maimoen juga langsung menghubungi menteri terkait untuk memutuskan. Itu kepedulian beliau,” tandasnya.

Luhut mengaku mengagumi visi kesatuan dan persatuan pada diri Mbah Moen di usia beliau yang sudah lanjut. Luhut meminta para santri untuk meneladani Mbah Moen. ”Anda para santri belajarlah yang baik, belajar nilai-nilai dari Mbah Maimoen, kepintaran tapi diikuti oleh hati yang baik,” himbau Luhut kepada para santri.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →