Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Gelombang Tinggi, Arus Transportasi Jepara-Karimunjawa Mulai Terganggu



Reporter:    /  @ 19:12:10  /  2 Februari 2016

    Print       Email
KMP Siginjai diizinkan berlayar ke Karimunjawa karena tidak mengangkut penumpang  dan hanya mengangkut barang dan logistik. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

KMP Siginjai diizinkan berlayar ke Karimunjawa karena tidak mengangkut penumpang dan hanya mengangkut barang dan logistik. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Cuaca buruk dan intensitas hujan yang meninggi tengah terjadi di Jepara. Sehingga, arus transportasi laut Jepara-Karimunjawa mulai terganggu dengan adanya gelombang tinggi.
Seperti pada Selasa (2/2/2016), tinggi gelombang berdasarkan prakiraan Badan Metereologi Klimatologi Geofisika (BMKG) mulai hari sebelumnya, gelombang sekitar 1,5 meter dan kecepatan angin antara 10-20 knot.

”Tapi kondisi riil di perairan lebih dari itu. Hal itu sesuai dengan hasil kordinasi antara Syahbandar Jepara dan Karimunjawa, termasuk kapten kapal,” ujar Kepala Bidang Perhubungan Laut pada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Jepara, Sutana kepada MuriaNewsCom, Selasa (2/2/2016).

Menurut dia, KMP Siginjai diizinkan berlayar ke Karimunjawa dengan syarat memajukan jadwal pelayaran. KMP Siginjai pada hari ini seharusnya berangkat dari Dermaga Kartini pukul 06.30 WIB. Tapi diajukan pada pukul 05.30 WIB. Selain itu, di hari yang sama seharusnya kapal ferry itu melakukan pelayaran pulang pergi (PP). Tapi melihat kondisi cuaca, Syahbandar Karimunjawa tidak mengizinkan kapal kembali ke Jepara.

”Saat ini KMP Siginjai masih di Karimunjawa hingga waktu yang tidak bisa ditentukan. Sedangkan KMC Express Bahari, pada Selasa memang tidak ada jadwal pelayaran,” tambah Sutana.

Meski memang cukup rawan, KMP Siginjai diizinkan berlayar karena kebetulan tidak mengangkut penumpang. Hanya mengangkut barang dan logistik.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →