Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Waspadalah, Tumpukan Karung Gabah di Jalur Cepat Grobogan Ini Bisa Bahayakan Pengguna Jalan



Reporter:    /  @ 18:50:14  /  2 Februari 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Masih banyaknya petani yang menaruh karung berisi gabah hasil panen di pinggir jalan, mendapat perhatian serius dari Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Nur Cahyo. Sebab, tumpukan karung yang memakan bahu jalan pada jalur cepat itu mengganggu keamanan pengendara.

”Kalau cuaca sedang gelap atau karena hujan deras, tumpukan karung di pinggir jalan itu kadang tidak terlihat dari kejauhan. Oleh sebab itu, ketika jarak sudah dekat, pengendara tiba-tiba bisa terkejut karena di depannya ternyata ada tumpukan karung. Terlebih jika tumpukan karung itu diletakkan pada jalur cepat atau ramai,” ungkapnya.

Dalam kondisi ini, pengendara bisa melakukan pengereman mendadak agar tidak menabrak tumpukan karung. Padahal, tindakan pengereman mendadak ini di sisi lain juga bisa membahayakan pengendara.
Ketika melihat tumpukan karung yang sudah dekat posisinya, pengendara terkadang juga langsung ambil jalur agak ke tengah guna menghindari bahaya. Tidak jarang, dalam kondisi ini justru ada bahaya lain yang bisa saja muncul. Yakni, kalau ada kendaraan dari arah berlawanan yang dalam waktu bersamaan melintas di sana.

”Sejauh ini, belum ada laporan pengendara yang mengalami kecelakaan akibat menabrak tumpukan karung hasil panen itu secara langsung. Namun, kecelakaan kecil atau terjatuh kemungkinan ada. Yakni, karena mengerem mendadak sehingga jatuh atau mengambil jalur terlalu ke tengah tanpa sempat memperhatikan kondisi jalan di depannya,” jelasnya didampingi Kanit Laka Lantas Ipda Sunarto.

Ditambahkan, guna mengantisipasi jangan sampai ada kejadian, pihaknya berupaya melakukan upaya pencegahan. Yakni, dengan mengimbau petani agar tidak menumpuk karung berisi gabah hingga memakan bahu jalan. Imbauan itu disatu sisi juga dilakukan berdasarkan masukan dari masyarakat yang meminta agar tumpukan karung petani itu ditertibkan lantaran membahayakan.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →