Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Pati  >  Artikel ini

Dana Desa di Pati Diprioritaskan untuk Daerah dengan Warga Miskin



Reporter:    /  @ 18:50:43  /  2 Februari 2016

    Print       Email
Ratusan kepala desa mengikuti sosialisasi dana desa di Aula Pasar Unggulan Pati, Selasa (2/1/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Ratusan kepala desa mengikuti sosialisasi dana desa di Aula Pasar Unggulan Pati, Selasa (2/1/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Dana desa dan alokasi dana desa (ADD) di Pati paling sedikit diterima Desa Ngarus, sedangkan dana terbanyak diterima Desa Prawoto. Hal itu disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermades) Mochtar, usai memberikan materi sosialisasi alokasi dana desa (ADD) Kabupaten Pati 2016 di Aula Pasar Unggulan, Selasa (2/1/2016).

”Alokasi dana desa paling terkecil diterima Desa Ngarus Kecamatan Pati, sedangkan paling besar diterima Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo,” kata Mochtar kepada MuriaNewsCom.

Ia mengatakan, besar kecilnya ADD ditentukan jumlah perangkat desanya, medan atau lokasi desa, hingga rakyat desanya yang miskin. Dengan pertimbangan itu, masing-masing desa mendapatkan ADD yang berbeda.

”Prioritas penggunaan dana desa didasarkan pada tiga hal besar. Yaitu keadilan, kebutuhan prioritas, dan tipologi desa,” imbuhnya.

Tipologi desa yang dimaksud, meliputi kekerabatan desa, hamparan, pola pemukiman, mata pencaharian, dan tingkat perkembangan kemajuan desa. ”Kami berharap agar dana desa bisa digunakan dengan baik, sesuai aturan dan bisa meningkatkan taraf hidup warga desa,” pungkasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →