Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Pati  >  Artikel ini

Menteri Luhut Minta Santri di Pati Perangi Radikalisme



Reporter:    /  @ 18:24:06  /  2 Februari 2016

    Print       Email
Menkopulhukam Luhut Binsar Pandjaitan foto bersama santri di Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Menkopulhukam Luhut Binsar Pandjaitan foto bersama santri di Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopulhukam) RI Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar santri di Pati menjadi pioner yang berada di garda paling depan untuk memerangi paham radikalisme yang saat ini mulai menyasar di sejumlah daerah di Indonesia.

Hal itu diungkap Luhut saat mengunjungi Ponpes Maslakul Huda, Desa Kajen, Margoyoso, Pati, Selasa (2/2/2016). Ia mengatakan, generasi muda menjadi “bonus demografi” tentang radikalisme.

“Generasi muda masih jernih. Dengan pemahaman tentang bahaya radikalisme, mereka bisa menjadi bonus demografi yang mengerti dan memahami bahaya paham radikalisme,” tutur Luhut kepada MuriaNewsCom.

Itu sebabnya, Luhut datang ke ponpes yang dibesarkan KH Sahal Mahfudz tersebut, untuk meminta bantuan kepada alim ulama dalam memerangi bahaya paham radikalisme.

“Alim ulama punya peran penting dalam mendidik santrinya agar bisa dijauhkan dari paham radikalisme seperti ISIS yang bisa berpotensi memecah belah warga Indonesia dalam wadah NKRI,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →