Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Eks Gafatar Blora Tuntut Pemkab Berikan Modal



   /  @ 18:13:50  /  2 Februari 2016

    Print       Email
Suwardi, warga Blora eks Gafatar yang dipulangkan dari Kaputen Ketapang Kalimantan Barat. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Suwardi, warga Blora eks Gafatar yang dipulangkan dari Kaputen Ketapang Kalimantan Barat. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Suwardi warga Desa Bogowanti, Kecamatan Ngawen, yang seorang eks Gafatar menuntut Pemkab Blora memberikan modal untuk keberlangsungan hidupnya di Blora. Pasalnya, saat ini Suwardi beserta keluarga sudah tidak punya apapun di Blora. Suwardi bingung, karena harta yang selama ini ia kumpulkan harus rela ditinggalkan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

”Saya bingung mau kerja apa, rumah saya di Blora sudah saya jual,” kata Suwardi.

Suwardi berharap Pemkab Blora memberikan perhatian kepadanya. Dirinya meminta kepada Pemkab untuk bisa memberikan modal kepadanya guna merintis usaha di Blora. ”Karena saya sudah tidak punya apa-apa di Blora,” tegas Suwardi.

Sementara, Pemkab Blora melalui assisten I Bupati, Riyanto mengungkapkan Pemkab Blora segera memikirkan apa yang menjadi tuntunan warga eks Gafatar itu. ”Kami akan lakukan sesuai dengan instruksi Gubernur,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Riyanto, Pemkab juga mencari solusi atas harapan Suwardi supaya bisa tetap bekerja di Blora. ”Terpenting kedua anaknya yang sedang duduk di kelas 6 SD dan kelas 1 SD bisa sekolah lagi di sini,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Anang Sri Danaryanto, selaku Kepala Kesatuan Kebangsaan dan Plitik (Kesbangpol) Blora mengatakan di Blora belum ada yang terlibat Gafatar. Namun, pihaknya kali ini mengamini ada satu keluarga yang terlibat Gafatar. Sementara, Suwardi saat ini tinggal bersama orang tuanya yakni Daman.

”Kami sudah menyerahkan kepada Kepala Desa Bogowanti, Ngawen, Blora, agar bisa diterima sebagai warga setempat. Sementara warga pun bersedia menerima Suwardi sekeluarga untuk tinggal di Blora lagi. Sekarang tinggal di rumah orang tua Suwardi,” jelas Anang.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →