Jepara di Januari 2016, dari Dukun Cabul hingga Penggerebekan Narkoba Internasional

MuriaNewsCom, Jepara – Kabupaten Jepara pada Januari 2016 dilanda berbagai kejadian yang menghebohkan. Mulai dari pencabulan yang dilakukan oleh dukun palsu, sampai juga penggerebekan jaringan narkoba internasional. Ini ulasannya untuk Anda :

 

1. Dukun Cabul di Jepara Setubuhi Seorang Ibu dan Cabuli Remaja

Berkedok sebagai penyedia pengobatan tradisional, seorang dukun palsu Mukri (60) ditangkap Polres Jepara. Karena, dia diketahui menjadi dukun cabul akibat melakukan tindakan asusila kepada para pasiennya. Warga Desa Damarjati RT 05 RW 06 Kecamatan Kalinyamatan Jepara ini telah menyetubuhi seorang ibu dan remaja yang merupakan putri ibu itu. Polisi membeberkan kasus ini pada 19 Januari 2016.

jepara geger 1

 

2. Salah seorang warga Jepara tewas dalam kondisi mengenaskan. Ia bernama Ruslan (50), warga Desa Tunahan RT 19 RW 06 Kecamatan Keling. Dia tewas dalam kondisi luka serius di bagian kepala setelah dianiaya, pada Senin (25/1/2016) sekitar pukul 21.15 WIB. Belasan orang ditetapkan jadi tersangka. Ruslan diduga dibunuh karena warga jengkel dengan korban yang diduga jadi dukun santet.

Jenazah Ruslan di salah satu rumah sakit di Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom)

Jenazah Ruslan di salah satu rumah sakit di Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom)

 

3. Salah satu rumah warga di Desa Pekalongan, Kecamatan Batealit, Jepara, digerebek aparat dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah, 27 Januari 2016. Selain aparat BNN, aparat kepolisian baik Polres Jepara maupun dari Polsek setempat turut membantu. Aparat telah mengamankan empat orang diduga pemilik barang haram berupa ratusan kilogram sabu. Dua diantaranya warga negara Pakistan bernama Riaz alias Jane (45), dan Didit.

Polisi mengamankan pelaku sabu di Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom)

Polisi mengamankan pelaku sabu di Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom)

Editor : Akrom Hazami