Indocement Bakal Lanjutkan Pembangunan Pabrik Semen di Pati

Warga penolak semen memblokade pantura hingga enam jam 23 Juli 2015 lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Warga penolak semen memblokade pantura hingga enam jam 23 Juli 2015 lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk bakal melanjutkan rencana untuk membangun pabrik semen di Pati, meski izin lingkungan dibatalkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang pada 17 November 2015 lalu.

Hal itu ditempuh dengan menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukum untuk mengajukan banding atas putusan PTUN Semarang ke Pengadilan Tinggi TUN Surabaya.

”Dari awal kami sudah komitmen dan serius melakukan pembangunan pabrik semen di Pati. Indocement sudah beroperasi di Indonesia selama 40 tahun. Pabrik kami ada di Citeureup Bogor, Palimanan Cirebon, dan Tarjun Kalimantan,” ujar Direktur Utama PT Indocement Christian Kartawijaya kepada MuriaNewsCom, Senin (1/2/2016).

Christian mengklaim bila persiapan Indocement untuk membangun pabrik semen di Pati sudah berlangsung selama sembilan tahun, dengan memperhitungkan secara matang. Mulai dari perhitungan lingkungan hingga perubahan kehidupan sosial-budaya di Pati bagian selatan.

Karena itu, upaya banding yang dilakukan ke PTTUN Surabaya menjadi satu-satunya cara bagi PT Indocement agar rencana pembangunan semen di Pati benar-benar terealisasi.

”Lagipula, lokasi tambang yang dipilih bisa dipastikan seluruhnya berada di luar kawasan bentang alam karst Sukolilo. Itu berdasarkan keputusan Menteri ESDM Nomor 2641 Tahun 2014 yang diterbitkan pada Mei 2014 lalu,” tandasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Satu gagasan untuk “Indocement Bakal Lanjutkan Pembangunan Pabrik Semen di Pati

  1. Ping-balik: Yusril Sebut Putusan PTUN Semarang Terkait Rencana Pabrik Semen Banyak Kejanggalan | Muria News

Komentar ditutup.