Daya Tampung Waduk Gembong Berkurang Hingga 2 Juta Meter Kubik

Susanto tengah membersihkan sampah di Waduk Gembong dengan debit air yang semakin meningkat. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Susanto tengah membersihkan sampah di Waduk Gembong dengan debit air yang semakin meningkat. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Daya tampung air di Waduk Gembong berkurang hingga 2 juta meter kubik akibat sedimentasi hebat. Dari awalnya yang bisa menampung 9,5 juta meter kubik, kini Waduk Gembong hanya bisa menampung 7,5 juta meter kubik.

“Sedimentasi itu bisa disebabkan banyak hal, mulai dari iklim, endapan lumpur, hingga bahan-bahan lepas dari masyarakat yang terbawa arus air menuju waduk,” ujar petugas Waduk Gembong Susanto saat ditemui MuriaNewsCom, Senin (1/2/2016).

Untuk itu, pihaknya berharap agar pemerintah bisa memikirkan untuk melakukan normalisasi Waduk Gembong. Karena, waduk punya peran penting untuk kehidupan masyarakat Pati, terutama pertanian.

Dari pantauan di lapangan, saat ini debit air di Waduk Gembong mulai meningkat tajam dari kondisi sebelumnya yang sudah kritis akibat kekeringan panjang. Tinggi air mencapai 195,37 meter dengan debit air mencapai 1.2 juta meter kubik.

“Intensitas hujan yang meningkat dalam dua hari terakhir di Pati, membuat volume air di Waduk Gembong bertambah. Sayangnya, sedimentasi hebat membuat daya tampung waduk berkurang hingga 2 juta meter kubik,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono