Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Dinas Pendidikan Jepara Akui Ada Pungutan Sekolah



Reporter:    /  @ 19:25:06  /  1 Februari 2016

    Print       Email
 LSM peduli Jepara ketika lapor adanya pungutan sekolah ke DPRD Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

LSM peduli Jepara ketika lapor adanya pungutan sekolah ke DPRD Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Menanggapi aduan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) peduli Jepara, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, mengungkapkan, edaran larangan pungutan sudah dikeluarkan, hanya saja di lapangan memang masih ditemukan. Hal ini lantaran sekolah memiliki otoritas sebagai pengguna anggaran untuk mengelola anggarannya sendiri.

”Sebenarnya sekolah gratis itu tidak ada, hanya yang tidak mampu sudah ditanggung oleh pemerintah melalui dana BOS,” katanya.

Menurut Khusairi, anggaran untuk pendidikan di Jepara sebenarnya masih kurang, sehingga beberapa sekolah masih menarik sumbangan dari wali murid. Idealnya, dana BOS tiap siswa sekitar Rp 2,5 juta sehingga paling tidak dibutuhkan sekitar Rp 70 miliar.

”Hal ini yang kita dorong agar BOS daerah yang bersumber dari kabupaten juga dianggarkan, hal ini sudah dilakukan di kabupaten lain seperti di Kudus,” ungkapnya.

Salah satu anggota komisi C Ahmad Sholikin. Menurutnya, penarikan sumbangan kepada wali murid, sah-sah saja asalkan sifatnya tidak memaksa dan mengikat. Sumbangan harus diberikan sesuai dengan kemampuan wali murid. Selain itu jangan sampai mengikat siswa jika tidak membayar tidak diperbolehkan mengikuti semester atau sejenisnya.

”Di beberapa sekolah sudah berjalan baik dengan memberikan sumbangan suka rela sesuai dengan kemampuan. Ini yang harus terus didorong,” katanya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →