Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Pengalihan Distribusi Urea, Petrokimia Fokus Atasi Kios Nakal



   /  @ 17:35:10  /  1 Februari 2016

    Print       Email
Hariyanto sales supervisor PT Petrokimia Gresik wilayah Blora, Pati, Rembang. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Hariyanto sales supervisor PT Petrokimia Gresik wilayah Blora, Pati, Rembang. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Pengalihan distribusi pupuk bersubsidi urea yang semula di distribusikan oleh PT Petrokimia Gresik, sekarang hanya di distribusikan oleh PT Pusri. Hariyanto, sales supervisor PT Petrokimia Gresik wilayah Blora, Pati, dan Rembang mengungkapkan hal tersebut merupakan aturan yang digalakkan oleh pupuk Indonesia holding company (PIHC).

”Mulai Januari kami sudah tidak mendistribusikan urea. Sekarang hanya dipegang oleh Pusri. Namun, untuk kemarin awal Januari berhubung dari Pusri belum ada stok. Maka, kami yang nyetok,” kata Hariyanto kepada MuriaNewsCom (1/2/2016).

Untuk harga, lanjut Hariyanto, tidak ada perubahan. ”Harga eceran tertinggi tidak berubah, urea Rp 1800, Za Rp 1400, SP-36 Rp 2000, Phonska Rp 2300, dan Organik Rp 500,” jelas Hariyanto.

Hariyanto menambahkan, tidak dipungkiri bagi kios resmi yang mendistribusikan pupuk melakukan kecurangan. Maka, pihaknya juga fokus memberikan pengarahan kepada kios-kios yang diduga nakal dalam penyaluran pupuk bersubsidi. ”Kami juga memberikan pengarahan kepada kios-kios,” jelas Hariyanto.

Sementara, selain memberikan pengarahan kepada kios agar sesuai dalam pendistribusian pupuk. Pihaknya juga mengedukasi para petani agar sesuai dalam pemupukan. ”Kami juga fokus dalam mengedukasi petani dalam pemupukan. Agar berimbang dalam pemupukan, dan tanah tidak rusak,” jelasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →