Inilah Pendapat Tukang Ojek dan PKL Terkait Pemindahan Terminal Bus Sunan Muria

Terminal bus Sunan Muria yang juga sekaligus sebagai tempat parkir bus para peziarah makam Sunan Muria. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Terminal bus Sunan Muria yang juga sekaligus sebagai tempat parkir bus para peziarah makam Sunan Muria. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Adanya rencana Pemkab Kudus memindah terminal bus Sunan Muria yang awalnya di Desa Colo, Dawe yang akan dipindah di Kawasan Kajar, Dawe mendapat tanggapan beragam dari warga Colo.

Salah satu warga Colo, Dawe yang menjadi tukang ojek Sumar mengatakan, bila memang wacana itu benar, pihaknya selaku tukang ojek lebih memilih mangkal di terminal ojek Colo. ”Akan lebih jauh bila kita ngojek dari Kajar. Sebab itu kawasannya lebih turun lagi sekitar 3.5 km,” paparnya.

Diketahui, jarak terminal ojek Colo hingga Sunan Muria tersebut sekitar 2 km. Secara otomatis, terminal bus itu dipindah ke kawasan Kajar, maka para peziarah bisa memilih dua alternatif. Yakni naik angkutan atau ojek.

”Bila kami mengojek dari kawasan Kajar ke Sunan Muria, jaraknya bertambah sekitar 5.5 km. Otomatis biaya juga bertambah menjadi Rp 20 ribu. Sebab selama ini, biaya ojek peziarah dari terminal Colo ke Sunan Muria hanya Rp 10 ribu. Hal ini tentu memberatkan peziarah,” ujarnya.

Hal senada juga diiyakan Dian, pengojek Colo lainnya. Dia memaparkan, selama ini para peziarah hanya mengeluarkan biaya ojek saja. Karena bus tersebut bisa langsung menuju ke terminal Colo, setelah itu peziarah memilih ojek atau jalan kaki untuk menuju Sunan Muria.

Dengan adanya wacana tersebut, para tukang ojek menyerahkan sepenuhnya kepada paguyuban Persatuan Angkutan Sepeda Motor Muria (PASMM). Apakah anggotanya akan dibagi dua, yakni di kawasan Kajar dan Colo. Atau bahkan hanya bersepakat untuk mangkal di wilayah Colo saja.

Disaat yang sama, salah satu pedagang nasi di terminal bus Colo Sumini mengutarakan, pihaknya juga mendengar wacana itu. Namun pihaknya tidak terlalu merisaukannya.

”Saya sudah dengar lama, namun sampai saat ini belum memikirkan kedepannya seperti apa. Toh, kabarnya itu akan dipindah 10 tahun yang akan datang. Ya kita pasrah aja. Mau dipindah di Kajar atau tetap di Colo, mudah-mudahan dagangan saya laku,” tegasnya.
Editor : Titis Ayu Winarni