Tahun Ini, Petani di Kudus Kembali Dapat Bantuan Alat Panen Padi

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kelompok tani di Kudus tahun ini bakal mendapatkan bantuan alat panen padi lagi, seperti tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kudus Budi Santoso mengatakan, jumlah alat panen padi yang bakal diberikan kepada beberapa kelompok tani tersebut, jumlahnya sebanyak 12 unit. Jumlah ini, lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang jumlahnya mencapai 15 unit.“Untuk kedatangan alatnya kapan, kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemprov,” katanya.

Menurutnya, alat panen padi yang nantinya bakal diberikan kepada petani tersebut, tingkat lolosnya bulir padi sekitar tiga persen, dengan syarat alat panen tersebut dibersihkan menyeluruh. Jika tidak, maka hasilnya tidak akan sebagus itu.”Dengan adanya alat tersebut, maka dapat mempermudah petani untuk panen padi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Undaan Lor Edy Pranoto mengatakan, alat panen padi yang diberikan kepda petani tersebut masih perlu modifikasi, jika memang nantinya alat panen padi yang diberikan sama dengan sebelumnya.

“Alat panen padi mekanis yang ada saat ini sudah digunakan untuk panen awal Januari lalu, hasilnya masih belum maksimal, karena masih ada bulir padi yang lolos. Pelu ada modifikasi alat, agar tidak begitu banyak bulir padi yang lolos,” katanya.

Adanya alat panen modern tersebut, menurutnya, memang sangat membantu petani, apalagi tenaga untuk memanen saat ini semakin berkurang.

Dengan adanya alat panen padi itu, biaya panen juga bisa ditekan. Misalnya, untuk per hektare sawah, bisa menghabiskan biaya sekitar Rp 3 juta, jika panennya mengandalkan tenaga alat tradisional, karena tenaga manuisanya cukup banyak. Sedangkan jika menggunakan mesin modern, biayanya hanya berkisar Rp 2 juta.

Editor : Kholistiono