Ratusan Peralatan Pertanian Bakal Disalurkan Pada Kelompok Tani di Grobogan

Bantuan mesin tanam padi atau transplanter buat kelompok tani tiba di Kantor Dipertan TPH Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bantuan mesin tanam padi atau transplanter buat kelompok tani tiba di Kantor Dipertan TPH Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Pada awal tahun 2016, sejumlah kelompok tani di berbagai wilayah bakal mendapatkan bantuan peralatan pertanian dari Kementerian Pertanian. Antara lain, berupa traktor dan mesin tanam padi atau transplanter. Saat ini, bantuan peralatan itu sudah berada di Kantor Dinas Pertanian TPH Grobogan dan segera diserahkan pada penerima.

”Bantuan mesin dan peralatan ini dari pusat dan sejak beberapa hari lalu sudah dikirimkan ke sini. Rencananya, bantuan buat kelompok tani itu akan diserahkan Menteri Pertanian saat berkunjung ke sini tanggal 3 Februari mendatang,” Kata Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Edhie Sudaryanto melalui Kabid Sarana dan Prasarana Tri Retno Indriati.

Dijelaskan, bantuan peralatan saat ini berupa 150 unit hand traktor dan 57 transplanter. Rencananya, dalam waktu dekat juga akan ada tambahan alokasi bantuan peralatan dari pusat untuk kelompok tani.

Pada tahun 2015 lalu, banyak bantuan peralatan yang disalurkan pada petani. Antara lain, 121 unit pompa air, 118 hand traktor, 6 traktor roda empat, dan 35 transplanter. Sementara itu, Bupati Grobogan Bambang Pudjiono menyatakan, pada tahun lalu, Grobogan dapat prestasi juara nasional dalam bidang upaya khusus ketahanan pangan. Atas prestasi ini, para petani mendapatkan banyak bantuan peralatan pertanian dari kementerian pertanian agar hasil panen bisa terus ditingkatkan. Seperti hand traktor, traktor roda empat, pompa air, dan mesin tanam padi.

”Selain itu, bantuan pembuatan sarana dan prasarana pertanian juga banyak kita dapat. Antara lain, pembangunan jaringan irigasi maupun jalan usaha pertanian. Dengan adanya bantuan ini kami minta para petani untuk membantu program pemerintah dalam menciptakan swasembada pangan nasional. Caranya, dengan berupaya untuk terus meningkatkan produksi atau hasil panen,” tegasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni