Penghuni Gudang Sabu di Jepara Jarang Berinteraksi dengan Warga Sekitar

Sejumlah barang bukti yang ditunjukkan BNN saat jumpa pers di gudang penyimpanan ratusan kilogram sabu. (MuriaNewsCom/ Wahyu Khoiruz Zaman)

Sejumlah barang bukti yang ditunjukkan BNN saat jumpa pers di gudang penyimpanan ratusan kilogram sabu. (MuriaNewsCom/ Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Penghuni gudang mebel yang digerebek Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama aparat lainnya, pada Rabu (27/1/2016), milik Yunpelizar warga RT 4 RW 3 Desa Pekalongan, Batealit, Jepara, diketahui jarang berinteraksi dengan warga sekitar alias tertutup.

Hal itu seperti yang diceritakan oleh tetangga yang tinggal tak jauh dari lokasi gudang penyimpan ratusan kilogram sabu, Seripah. Menurut dia, penghuni gudang terutama penyewa dan rekan dari luar negeri yang sering berada di gudang sangat tertutup. Sesekali menyapa namun warga sekitar tidak mengetahui persis aktivitas di dalam gudang tersebut.

”Jarang ngobrol-ngobrol mas, paling sesekali saja. Saat mesin genset (penyimpan sabu) itu diturunkan juga tidak ada yang tahu,” ungkap Seripah, Kamis (28/1/2016).

Menurutnya, warga sekitar yang diajak bekerja di dalam gudang juga hanya segelintir ketika ada barang mebel saja, seperti aktivitas finishing. Selebihnya gudang tersebut cenderung sepi, selain karena tidak banyak penghuni juga bentuk bangunan gudang yang masih setengah jadi.

Sementara itu, pemilik gudang seluas sekitar 1000 meter persegi itu, Yunpelizar alias Ujang mengatakan, gudang tersebut disewa oleh Didit yang diduga tersangka itu sejak bulan Oktober 2015 lalu. Ketika mulai disewa, sejumlah warga sekitar diundang untuk selamatan.

”Warga sekitar saat awal dihuni diundang untuk mengikuti selametan. Ketika itu juga ada bulenya yang katanya teman Didit,” kata Ujang kepada MuriaNewsCom.

Dia menambahkan, selama disewa dijadikan gudang mebel jarang terlihat aktivitas bongkar muat mebel. Hanya sesekali nampak mobil melakukan bongkar muat barang. Selain terdapat barang-barang mebel, warga juga mengetahui ada aktivitas bongkar muat barang dalam kemasan kardus.

Editor : Titis Ayu Winarni