Musim Baratan Mundur Disebut Untungkan Nelayan

Ratusan perahu nelayan di Jepara saat berlabuh (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Ratusan perahu nelayan di Jepara saat berlabuh (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

JEPARA – Puncak musim hujan dan juga musim baratan dipastikan mundur dari prediksi sebelumnya. Faktanya, sampai saat ini intensitas hujan masih belum tinggi. Kondisi ini disatu sisi mengkhawatirkan karena cuaca tak menentu, namun disisi lain justru menguntungkan bagi para nelayan.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jepara Sudiyatno menjelaskan, belum adanya gelombang tinggi tersebut diakuinya mengutungkan nelayan Jepara. Sebab, sejak akhir tahun hingga pertengahan Januari ini nelayan masih bisa melaut. Stok ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) Ujungbatu pun masih aman. Bongkar muat hasil laut pun masih berjalan tiap hari.“Alhamdulillah, hasil tangkapan nelayan Jepara melimpah,” ucapnya.

Selain itu, masih lancarnya proses melaut menyebabkan bantuan beras bagi nelayan yang biasanya tak bisa melaut akibat musim baratan juga belum dibagikan. Untuk beras bantuan ini, HNSI sendiri meminta beras sebanyak 56,5 ton yang akan dibagikan kepada 11.800 nelayan di Jepara.

“Kami harap nelayan jangan lengah. Sebaiknya tetap pantau kondisi cuaca berdasarkan arahan dari Syahbandar maupun BMKG, dan stasiun radio yang ada,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono