Kocak, Polwan Gadungan Cantik Pura-Pura Kena DBD saat Gadaikan Motor Curian

Anggota Polsek Jekulo Kudus meminta keterangan ke pelaku polwan gadungan, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Anggota Polsek Jekulo Kudus meminta keterangan ke pelaku polwan gadungan, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Kasus penipuan dan atau penggelapan yang menimpa Ngatminah (27) warga Desa Bulungcangkring, RT 3 RW 15, Jekulo, Kudus, tergolong baru. Sebab kasus ini yang menyamar adalah polwan gadungan.

Kapolsek Jekulo AKP Mardi Susanto mengatakan, kejadian pada 9 Desember lalu bermula saat polwan gadungan Levi Rahmawati (20) warga Dukuh Sempulawang, Desa Pagandan, Kecamatan Margorejo, Pati, datang ke rumah korban.

Dengan memakai pakaian lengkap layaknya polwan, pelaku meminjam kendaraan sepeda motor kepada korban dengan maksud apel malam di Mapolres Pati. “Mau apel malam,” kata Mardi menirukan keterangan pelaku.

Setelah sepeda motor Supra 2001 Bernopol K 3490 FB dikuasai beserta STNK, pelaku malah menggadaikannya. Polwan gadungan itu menuju Pegadaian Trangkil Pati untuk menggadaikan sepeda motor korban dengan nilai Rp 6 juta.

“Kalau dari keterangan pelaku, dia gadaikan kendaraan saat itu tidak memakai pakaian dinas melainkan pakaian biasa. Alasannya dia menggadaikan, karena dia butuh untuk berobat. Karena dia mengaku punya penyakit DBD,” jelasnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku sebelumnya sempat bekerja di sebuah perusahaan di Pati. Namun karena suatu hal, kini wanita yang biasa dipanggil Levi itu berstatus penggangguran.

“Saat kami periksa hingga kini masih shock. Bahkan beberpa kali dia pingsan di Polsek Jekulo. Mungkin karena dia perempuan dan kaget,” ungkapnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat, khususnya di kawasan Jekulo, kalau menjumpai hal semacam itu langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Sebab hal demikan tidak dibenarkan. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)