Semalam, Penjual Kembang Api Ini Untung Rp 5 Juta

Yulianto menunjukkan kembang api besar dengan harga Rp 500 ribu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Yulianto menunjukkan kembang api besar dengan harga Rp 500 ribu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Pergantian tahun menjadi keuntungan tersendiri bagi penjual kembang api. Selain kali ini jarang yang menjual, keuntungan yang diperoleh juga lumayan. Terbukti, dalam semalam saja, pedagang dapat untung hinggga Rp 5 juta.

Yulianto (38) pedagang kembang api di kawasan simpang tujuh mengatakan, momen semacam ini biasa dimanfaatkan olehnya. Sehingga, dia menjual kembang api untuk mengais rezeki.
”Hasilnya lumayan, setiap tahun dapat untung kisaran Rp 5 juta. Jadi tiap tahun juga saya menjualnya,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dia merupakan satu-satunya pedagang kembang api di kawasan Simpang Tujuh. Dengan demikian, maka jelas menjadi pedagang yang diburu pembeli. Terlebih malam tahun baru identik dengan pesta kembang api.

Kembang api yang dijual bukanlah kembang api baru. Dia juga tidak mau rugi kalau kembang api yang dijual tidak laku. Sebab kembang api yang dijual adalah sisa dari Ramadan lalu.

Soal harga, dia menjual dengan harga yang bervariasi. Terdapat kembang api mulai harga Rp 3 ribu hingga Rp 500 ribu. Tergantung dengan jenis dan ukurannya.

”Kalau yang Rp 3 ribuan yang biasa saja kaya kupu-kupu. Yang kembang api dengan harga Rp 10 ribu lima kali letusan, Rp 15 ribu delapan kali. Sedangkan yang paling besar Rp 500 ribu 56 kali letusan,” katanya.

Dia menuturkan, barang dagangannya itu ia dapat dari Pasar Kliwon Kudus. Namun tidak jarang dia pun kulakan sampai ke Semarang. (FAISOL HADI/TITIS W)