Jelang Pergantian Tahun, Pedagang Kembang Api di Kudus Jarang Dijumpai

Jelang pergantian tahun, kembang api di Kudus makin sulit ditemui. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Jelang pergantian tahun, kembang api di Kudus makin sulit ditemui. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Menjelang pergantian tahun, pedagang kembang api di Kudus nampaknya masih jarang dijumpai. Berbeda dengan pedagang terompet, yang banyak ditemukan di kawasan perkotaan.

Misalnya di kawasan Simpang Tujuh saja. Untuk mendapatkan penjual kembang api, harus memutar dan melihat penjualnya. Sebab dari sembilan penjual dadakan, hanya satu yang menjual kembang api.

M Zamroni, pedagang terompet di Kudus menuturkan, pihaknya enggan mengambil kembang api karena terlalu berisiko. Sebab selain harganya yang mahal, dalam menjualnya juga hanya sehari saja.

”Khawatir saja kalau tidak laku. Lagi pula jarang yang mau membeli kembang api. Kalau terompet banyak yang cari,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Biasanya, dia juga menjual kembang api saat ramai. Seperti saat bulan puasa dan Lebaran serta saat pergantian tahun seperti sekarang. Namun pada tahun ini dia lebih memilih menjual terompet saja.

”Nanti kalau sisa bagaimana dapat jualan lainnya. Makanya lebih baik jualan terompet saja yang tidak terlau banyak modal,” jelasnya. (FAISOL HADI/TITIS W)