Wacana Pengelolaan IPAL Domestik dan UMKM di Rembang Bakal Direalisasikan 2016

Plt Kabid Penyajian Dampak dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Budi Priyanggodo (28/12/2015)

Plt Kabid Penyajian Dampak dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Budi Priyanggodo (28/12/2015)

 

REMBANG – Badan Lingkungan Hidup (BH) Kabupaten Rembang akan melakukan pengelolaan Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) domestik dan IPALUMKM pada tahun 2016 nanti.
Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kabid Penyajian Dampak dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Budi Priyanggodo kepada MuriaNewsCom. Menurutnya, IPAL domestik akan diujicobakan ke lingkungan sekolah. Sedangkan IPAL UMKM direncanakan ke wilayah industri tekstil.

“Rencana untuk tahun 2016 kami anggarkan pembuatan limbah domestik yang akan diujicobakan di wilayah sekolah. Kami ingin menerapkan lingkungan yang bersih dan sehat dari lingkungan sekolah sebagai proyek percontohan bagi sekolah-sekolah yang lainnya,” ujarnya, Senin (28/12/2015).

Diharapkan, dengan adanya IPAL domestik, tingkat pencemaran lingkungan terutama di lingkungan sekolahan bisa diminimalisasi. Karena sebenarnya, lanjut Budi, limbah domestik jika diolah bisa menjadi bahan yang berguna atau bisa dijadikan pupuk organik.

“Kemudian, selain IPAL domestik kami juga akan mengadakan pengelolaan limbah UMKM. Rencananya nanti kita ke industri tekstil, karena di Rembang sendiri, industri tekstil banyak sekali dan berpotensi menimbulkan pencemaran. Nantinya kalau tidak dikelola dengan baik menjadi berbahaya,” jelasnya.
Budi menambahkan, BLH menfasilitasi pembuatan IPAL sebagai stimulan untuk melihat bagaimana perkembangannya. “Kalau perkembangannya bagus, nanti kita akan meningkatkan lagi. Selain dari APBD, nanti juga akan mencoba untuk bekerjasama dengan perusahaan dari anggaran CSR yang bisa untuk meningkatkan kegiatan yang lebih banyak lagi,” pungkasnya. (AHMAD WAKID/KHOLISTIONO)