Pemkab Pati Minta Dukungan Masyarakat Agar Penegakan Perda Karaoke Tidak Menuai Polemik

Bupati Pati Haryanto saat meminta dukungan dari masyarakat untuk menertibkan karaoke tanpa menuai polemik. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Bupati Pati Haryanto saat meminta dukungan dari masyarakat untuk menertibkan karaoke tanpa menuai polemik. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Bupati Pati Haryanto mengaku sudah menginstruksikan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI dalam rangka menertibkan karaoke yang tidak sesuai dengan Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan.

Instruksi itu dilakukan, setelah upaya uji materi dari pengusaha karaoke ditolak MA, sekaligus setelah adanya desakan dari Ormas Islam, baik dari NU maupun Muhammadiyah.

”Kami sudah sabar memberikan toleransi kepada pengusaha karaoke untuk menyesuaikan Perda. Kami juga sudah bersabar agar tidak ada konflik vertikal maupun horizontal,” kata Haryanto.

Ia menambahkan, Perda dibuat bukan untuk melarang keberadaan tempat karaoke yang selama ini sudah berdiri. ”Perda itu dibuat justru untuk menaungi agar karaoke itu lebih baik dalam satu wadah yang tidak berdekatan dengan pemukiman dan fasilitas umum,” imbuhnya.

Karena itu, pihaknya juga meminta dukungan kepada semua elemen masyarakat agar Pemkab Pati bisa menegakkan Perda karaoke tanpa harus menuai polemik.

”Selama ini, kami sudah melakukan upaya pendekatan sesuai dengan mekanisme yang ada agar pengusaha karaoke mau menyesuaikan Perda. Kami juga minta dukungan dari semua elemen masyarakat agar Pemkab bisa menertibkan tempat karaoke tanpa ada polemik,” tandasnya. (LISMANTO/TITIS W)