Video – Begini Cara Ubah Sampah Jadi Rupiah

Salah satu peserta sedang menunjukkan salah satu kerajinan berbahan dasar sampah (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Salah satu peserta sedang menunjukkan salah satu kerajinan berbahan dasar sampah (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Berbagai karya kreatif dipamerkan dalam pameran bank sampah di Kabupaten Jepara, Selasa (22/12/2015). Salah satu dari karya yang dipamerkan adalah memanfaatkan limbah plastik dan kertas menjadi barang bernilai ekonomi, seperti pakaian, tas, pot, hiasan hingga memanfaatkan sampah menjadi bahan untuk bercocok tanam.

Hal ini seperti yang dilakukan salah satu peserta bernama Dwi. Dirinya membuat sejumlah produk seperti tas, baju, kotak pot, kotak tisu, dan tempat sampah dengan bentuk yang unik.

“Saya buat tas dari bahan plastik yang sudah tidak digunakan. Jika sudah menjadi tas, bisa dijual dengan harga sekitar Rp 70 ribu hingga 125 ribuan,” ujar Dwi kepada MuriaNewsCom, Selasa (22/12/2015).

Menurutnya, untuk membuat satu tas dengan bahan plastik bekas, dirinya hanya membutuhkan waktu sekitar tiga hari saja. Sedangkan untuk membuat satu baju dengan bahan limbah juga hanya membutuhkan waktu beberapa hari saja.

Sementara itu, salah seorang pembimbing anak peduli lingkungan dari SMA 1 Bangsri Haryanto menjelaskan, dirinya bersama anak didik membuat sejumlah karya yang juga terbuat dari bahan limbah atau sampah. Misalnya saja, dia memanfaatkan sampah menjadi arang yang dapat digunakan untuk membakar sate. Selain itu juga membuat pupuk yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman.
“Pupuk bisa digunakan untuk tanaman hidroponik. Selain itu juga botol-botol plastic bekas juga dapat digunakan untuk pot tanaman,” kata dia.

Dia menambahkan, untuk membuat berbagai karya tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama. Namun hanya membutuhkan keseriusan dan ketelitian saja untuk memanfaatkan limbah menjadi barang berharga bahkan memiliki nilai ekonomi. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)