BPJS Ketenagakerjaan Blora Beri Kemudahan untuk Pengusaha

Masyarakat Blora sedang konsultasi dengan petugas BPJS Ketenagakerjaan (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Masyarakat Blora sedang konsultasi dengan petugas BPJS Ketenagakerjaan (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Unit BPJS Ketenagakerjaan wilayah Blora menawarkan program BPJS tenaga kerja informal bagi warga yang memiliki usaha sendiri. Seperti pemilik usaha yang ingin mengembangkan diri.

Hal itu mereka sosialisasikan di Blora, Jumat (18/12/2015). Dalam program ini, disampaikan bahwa mengikuti program tersebut bisa iuran minimal Rp 18.800 per bulan untuk jaminan kecelakaan kerja dan kematian. Dengan rincian Rp 12. 000 untuk jaminan kecelakaan kerja dan Rp 6.500 untuk jaminan kematian.

Kepala Unit BPJS Ketenagakerjaan Blora Artanti Satiya melalui petugas madya Pemasaran dan Pelayanan David Anton Purowoko mengatakan, pembuatan BPJS Ketenagakerjaan digratiskan hanya untuk Jumat.

“Untuk hari ini gratis dan diperpanjang 1 bulan ke depan. Dan misal mau dilanjutkan bisa, tidak juga bisa,” kata David, Jumat.

Dijelaskan pula perbedaan BPJS Ketenagakerjaan ini berbeda dengan BPJS Kesehatan. Sehingga nantinya masyarakat juga bisa mengetahui akan perbedaan tersebut.

Di antara perbedaannya adalah, BPJS Ketenagakerjaan mempunyai tiga program. Tiga program ini yaitu Kecelakaan kerja, Kematian, dan Hari Jaminan Tua.

“Kami harap adanya kegiatan ini bisa membuat warga sadar manfaatnya,” ujarnya.
Salah satu warga Blora, Harjanto mengaku belum begitu paham tentang BPJS Ketenagakerjaan. Adanya sosialisasi itu membuatnya mulai memahami perbedaan BPJS Keshatan dengan BPJS Ketenagakerjaan. “Tahunya hanya BPJS Kesehatan,” kata Harjanto. (RIFQI GOZALI/AKROM HAZAMI)