9 Santri Disiksa: Ini Reaksi Orang Tua Tahu Anaknya Disakiti

Wali santri ikut berkoordinasi dengan JPPA Kudus dan P2TP2A Jepara. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Wali santri ikut berkoordinasi dengan JPPA Kudus dan P2TP2A Jepara. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Salah satu wali santri atau orangtua MUA ( kelas 1 SD), Sudiro tidak mengetahui kalau ada aksi kekerasan terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Cranggang, Dawe, Kudus.

“Kami tidak tahu sama sekali. Saya tahunya itu dapat informasi dari JPPA Kudus dan P2TP2A Jepara,” katanya.

Sementara itu, saat proses pengevakuasian ke-9 santri yang diduga korban kekerasan di Ponpes Darussalam tersebut, pihak pengasuh tidak berada di tempat.

“Misalkan kok saya tahu sebelumnya, saya pasti akan ikut mengevakuasi santri bersama JPPA Kudus ini. Selain itu, bila saya berkunjung ke ponpes juga tidak ada tanda-tanda. Saya melihatnya baik-baik saja. Akan tetapi dengan adanya informasi ini, maka saya akan memindah sekolah putra saya di Jepara saja,” paparnya.

Dia menambahkan, yang penting ialah kasus ini bisa terkuak. Selain itu juga mudah mudahan tidak ada korban lain. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)