Kepala Sekolah Pertukaran Luar Jawa Hanya Bisa Menunggu

Ilustrasi kepala sekolah

Ilustrasi kepala sekolah

 

KUDUS – Keempat kepala sekolah yang seharusnya ditukar ke luar Jawa selama 14 hari, hanya bisa menunggu tugas dari Pemkab Kudus saja sebagai kepala sekolah yang terpilih, mereka hanya siap melaksanakan saja.

Seperti halnya kepada SMA 2 Kudus Sri Haryoko, menurutnya kabar tentang dipindah sementara ke luar Jawa sudah didengar. Hanya keberangkatan masih belum diterimanya hingga kini.

”Belum dengar soal hal tersebut, namun yang pasti kami sebagai kepala sekolah menunggu kebijakan pemerintah soal pemindahan tersebut,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Meski diluar Jawa, pertukaran kepala sekolah sementara yang dilakukan selama 14 hari, dipastikan terdapat di daerah yang aman. Hal itu dipastikan lantaran lokasi tersebut sudah diperiksa dan tidak ada hal yang meresahkan.

Hal itu diungkapkan Kepala Disdikpora Kudus Joko Susilo, pada MuriaNewsCom, menurutnya keempat lokasi dilarikan aman dari kementerian. Bahkan masyarakat yang ada disana juga kebanyakan masyarakat dari Jawa, sehingga lebih mudah untuk adaptasi.

”Seperti halnya di SMA N Miado Kabupaten Teluk Bintuni Papua Barat, lokasi tersebut bakal ditempati oleh kepala sekolah SMA 2 Kudus. Kebanyakan masyarakat dan siswa yang sekolah juga berasal dari Jawa,” katanya.

Mengenai tempat tinggalnya, supaya pendidik dari asal Kudus itu akan ditempatkan di rumah guru. Hal itu untuk memudahkan dari tempat tinggal dengan sekolah.

Begitu juga dari SD 2 Besito Sutiono mengampu SD Impres 12 kabupaten Sorong Papua. Lokasinya juga berada di daerah perkotaan sehingga akses juga lebih mudah. (FAISOL HADI/TITIS W)