Penyaluran Listrik ke Lokalisasi LI Pati Terkendala Pemasangan Tiang Sepanjang 3 Km

Kondisi Lorong Indah pada malam hari tanpa listrik. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kondisi Lorong Indah pada malam hari tanpa listrik. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Sudah puluhan tahun sejak berdirinya lokalisasi Lorong Indah (LI) di Desa Margorejo, Kecamatan Margorejo, Pati tanpa menggunakan penerangan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Selain kawasan tersebut masih dinilai tabu oleh pemerintah dan masyarakat, jarak menuju kawasan kompleks lokalisasi juga cukup jauh. Yakni 3 kilomter dari jalan pantura Pati-Kudus, sehingga menghambat penyaluran listrik dari PLN.

Selama puluhan tahun pula, penerangan dan keperluan listrik lokalisasi LI ditopang dengan mesin diesel yang menghabiskan solar dalam jumlah yang tidak sedikit. Karena itu, sejumlah pengelola LI merasa penyaluran listrik dari PLN dirasa perlu.

”Kami sudah melaporkan usaha penyaluran listrik PLN kepada Pak Lurah. Tapi, kami masih terkendala dengan jarak yang cukup jauh sehingga harus mendirikan tiang-tiang listrik yang cukup banyak,” kata Ketua Paguyuban Lorong Indah Mastur kepada MuriaNewsCom.

Dengan begitu, rencana penyaluran listrik ke LI dibutuhkan waktu yang cukup lama. ”Setelah izin ada, pemasangan tiang dan kabel listrik sepanjang 3 kilometer segera dilakukan. Itu butuh waktu yang cukup lama. Padahal, mesin diesel yang digunakan untuk menopang kelistrikan di LI sudah mulai sering rusak,” imbuhnya.

Dengan adanya pasokan listrik dari PLN, pihaknya berharap agar penggunaan listrik di lokalisasi LI lebih efisien dan hemat dibandingkan dengan mesin diesel yang menghabiskan solar senilai Rp 54 juta setiap bulannya. (LISMANTO/TITIS W)