Eni Monroe Hibur Masyarakat di Alun-alun Simpang Lima Pati

Eni Monroe. (ISTIMEWA)

Eni Monroe. (ISTIMEWA)

 

PATI – Ribuan warga Pati merayakan malam tahun baru dengan menikmati orkes dangdut di kawasan Alun-alun Pati, Kamis (31/12/2015) malam.

Mereka tampak berjoget menikmati musik-musik baru ala rock-dangdut. Sedikitnya ada enam biduan lokal yang menghibur warga Pati, salah satunya Eni Monroe yang tenar di Bintang Pantura.

“Malam ini sangat meriah. Warga tumplek blek di alun-alun menyaksikan konser akbar menyambut tahun baru 2016. Kami ditemani artis-artis dangdut Jawa Timur,” kata Eni kepada MuriaNewsCom.

Sementara itu, Riyanto, warga Desa Kayen, Kecamatan Kayen mengaku datang jauh-jauh ke Pati Kota untuk menikmati hiburan dangdut.

“Ada banyak pilihan untuk merayakan tahun baru. Saya suka dangdut. Jadi, saya merayakan tahun baru dengan dangdutan di alun-alun,” tutur Agus.

Ia datang di Pati sejak sore sekitar pukul 17.30 WIB. Pasalnya, kawasan alun-alun biasanya sesak dan tidak bisa dilewati setelah Magrib.

“Sudah jadi tradisi tahunan, setiap malam tahun baru selalu padat, tidak bisa dilewati. Jadi, saya datang lebih sore untuk merayakan tahun baru di Alun-alun Pati,” tukasnya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)

Yuso Yogyakarta Kalahkan Tim Voli Putra Sukun

Pertandingan voli antara Tim Putra Sukun melawan Tim Yuso Yogyakarta (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pertandingan voli antara Tim Putra Sukun melawan Tim Yuso Yogyakarta (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Tim Voli Putra Yuso Yogyakarta berjaya ketika menghadapai Tim Voli Putra Sukun, dalam laga persahabatan bertajuk “Volley Ball Friendly Match” yang digelar Sukun Spirit of Sport. Pertandingan tersebut, digelar di Gor Sukun, Gondosari pada Kamis (31/12/2015) malam.
Dalam pertandingan ini, Tim Yuso Yogyakarta berhasil menyapu bersih hasil pertandingan, dengan skor 3-0.

Untuk set pertama,Tim Putra Sukun mendapat angka 23, sedangkan Yusomeraih angka 25. Di set kedua, Yuso kembali meraih kemenangan dengan skor 25-18. Begitupun dengan set ketiga, di mana skor 25-23 untuk Yuso.

Meski dalam pertandingan persahabatan ini, Tim Sukun kalah, namun hal itu menjadi pemicu semangat bagi atlet Kudus untuk berprestasi ke depannya.

Sebelum pertandingan dimulai, juga dilakukan penyerahan cenderamata kepada perwakilan tim yang diberikan secara langsung oleh anager marketing PRSukun Burhamsyah Ridlo Wartono. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

Berikut Peristiwa Fenomenal di Jepara Selama 2015 Versi MuriaNewsCom, Apa Saja?

JEPARA – Banyak peristiwa unik, menarik, sekaligus menghebohkan yang terjadi selama 2015 di Jepara. Baik memberikan pembelajaran, maupun berupa informasi penting. Berikut redaksi MuriaNewsCom merangkumnya.

1. Peristiwa pada 24 Januari
Papepung Keberatan Penutupan Karaoke
Paguyuban Pengusaha Pungkruk (Papepung) merasa keberatan dengan keputusan bupati, yang berencana menutup semua usaha karaoke di Kabupaten Jepara, termasuk di Pungkruk.

2. Peristiwa 28 Februari
Toko Modern Membeludak
Wacana pembatasan toko modern yang dikeluarkan Wakil Bupati Jepara Subroto, sampai saat ini belum dilakukan. Bahkan, dari tahun ke tahun keberadaan toko modern semakin membleudak.

3. Peristiwa 10 April
Bupati Ajak Instrospeksi, Upacara Peringatan HUT ke-466 Jepara

Puncak peringatan Hari Jadi ke-466 Jepara dilaksanakan dengan upacara peringatan di Alun-alun Jepara, dan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi bertindak sebagai inspektur upacara, Jumat (10/4).

4. Peristiwa 15 Oktober 2015
Tempat Karaoke Pungkruk dibongkar

Pembongkaran tempat karaoke Pungkruk bikin histeris penghuni. Pengusaha karaoke di
Pungkruk, Desa Mororejo, Mlonggo tak kuasa menahan tangis. Bahkan ada
di antara mereka yang langsung jatuh pingsan.

MuriaNewsCom

MuriaNewsCom

5. Peristiwa 23 Oktober 2015
Gempa Jepara

Gempa terjadi pada Jumat (23/10/2015), sekitar pukul 01.10.20 WIB, di kawasan Semenanjung Muria, Pati, Jepara dan sekitarnya berupa gempat bumi tektonik.

Gempa bumi berkekuatan 5,0 SR ini berpusat di koordinat 6,39 Lintang Selatan dan 110,91 Bujur Timur. Tepatnya pada jarak 26 kilometer arah timur laut kota Jepara pada kedalaman 14 kilometer.

Istimewa

Istimewa

6. 02 Mei
Warga Karimunjawa Masih Dihantui Gelap

Masalah krisis listrik di Jepara belum usai. Selama dua hari terakhir, Pulau Karimunjawa gelap Gulita. Hal ini disebabkan, adanya kerusakan pada komponen listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Karimunjawa.

7. 12 Juni
Perburuan Kimo Meningkat Jelang Lebaran, Polair Jepara Perketat Patroli

Kasus penangkapan ikan maupun biota laut yang dilindungi, cukup banyak di Jepara. Bahkan, salah satu biota laut yakni Kimo, menjadi salah satu buruan yang paling sering dicari nelayan.

8. 10 Juli
Truk Angkut Mebel Senilai Ratusan Juta di Jepara Ludes Terbakar

Truk pengangkut mebel bernomor polisi B 9153 QK, Jumat (10/7/2015) ludes terbakar. Mebel yang sedianya akan dikirim ke Jakarta itu terbakar saat truk melintas di jalan Jepara – Kudus, Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan, Jepara, dini hari.

9. 17 Agustus
Merah Putih Sepanjang Setengah Kilometer Dikibarkan Warga Kaliombo Jepara

Warga Desa Kaliombo, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, memiliki cara tersendiri dalam memperingati Hari Kemerdekaan. Warga di desa itu bersama-sama mengibarkan bendera merah putih, yang panjangnya mencapai setengah kilometer atau 500 meter.

10. 24 September
Indahnya Toleransi, Warga Non-Muslim di Jepara Juga Kebagian Daging Kurban

Rasa toleransi beragama di Kabupaten Jepara, cukup tinggi. Hal ini setidaknya diperlihatkan umat Islam di Dukuh Puring, Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri, Jepara, yang membagi kebahagiaan Idul Adha dengan warga nonmuslim.

11. 30 Desember
Ini Bocoran Aturan Karaoke dan Rumah Pijat di Jepara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara saat ini masih getol ingin membatasi peluang terjadinya kemaksiatan di Kota Ukir. Saat ini tempat karaoke yang dituding menjadi salah satu tempat peredaran Miras dan prostitusi terselubung akan diatur dengan ketat. Selain itu tempat atau panti pijat juga demikian. Keduanya tengah digodok oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara untuk menjadi aturan yang jelas dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda). (TITIS W)

KALEIDOSKOP 2015 : Pelajar Dominasi Pelanggaran Lalu Lintas di Blora

Ilustrasi

Ilustrasi

 

BLORA – Sepanjang tahun 2015 ini, jumlah pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Blora mencapai 36.005. Jumlah tersebut, dengan rincian 16.616 diberikan sanksi tilang dan 19.389 sanksi teguran. Sedangkan, selama 2014 telah terjadi 28.947 pelanggaran lalu lintas, dengan rincian 12.688 sanksi tilang dan 16.259 sanksi teguran.

Kapolres Blora, AKBP Dwi Indra Maulana mengungkapkan, pelanggaran lalu lintas didominasi remaja atau pelajar. Pelanggaran yang mereka lakukan kebanyakan,tidak mengenakan helm, dan tidak melengkapi surat-surat berkendara.

Terdata, selama 2015 peningkatan pelanggaran lalu lintas di Blora sebanyak 7.058 pelanggaran, dengan perincian 3.928 sanksi tilang atau sebesar 31 persen. Sedangkan, untuk sanksi teguran meningkat 3.130 atau 19 persen.

Kapolres mengimbau kepada seluruh masyarakat Blora untuk mentaati dan mematuhi peraturan lalu lintas. Mengingat, meningkatnya kecelakaan dan pelanggaran dari tahun sebelumnya. (RIFQI GOZALI/KHOLISTIONO)

Tim Voli Putri Sukun Akui Ketangguhan PPLP

Pertandingan voli di Gor Sukun dalam laga Volley Ball Friendly Match malam ini (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pertandingan voli di Gor Sukun dalam laga Volley Ball Friendly Match malam ini (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Tim Voli Putri Sukun(Kudus Selection) harus berjibaku menghadapi Tim Voli Putri PPLP Semarang, dalam laga Volley Ball Friendly Match yang digelar Sukun Spirit of Sport di GOR Sukun, Gondosari pada Kamis (31/12/2015) malam.

Dalam pertandingan ini, Tim Voli Putri Sukun harus mengakui ketangguhan Tim Voli Putri PPLP Semarang, dengan skor 1-3. Sejak awal game, Tim Voli Putri PPLP Semarang sudah terlihat mendominasi permainan.

Untuk set pertama Tim Putri Sukun mampu meladeni pertandingan Tim PPLP. Tim Putri Sukun mendapat poin 24 sedangkan PPLP denganpoin 26. Sementara itu untuk set kedua Tim Putri Sukun mendapat 23

dan PPLP dengan skor 25. Kemudian, untuk set ketiga, Tim Putri Sukun mampu unggul dan pertandingan harus dilanjutkan hingga set keempat. Di game keempat, tim PPLP menang dengan skor 25-21. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

Selain Panggung Hiburan, Ratusan Kembang Api Bakal Ramaikan Tahun Baru di Blora

 

Para petugas sedang sibuk menyiapkan kembang api perayaan malam pergantian tahun baru. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Para petugas sedang sibuk menyiapkan kembang api perayaan malam pergantian tahun baru. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Malam pergantian tahun yang akan digelar nanti malam di Blora, menyediakan enam panggung hiburan sepanjang Jalan Pemuda dari Alun-alun hingga Blok T (eks terminal Blora). Selain itu, juga akan dimeriahkan oleh ratusan ledakan dari puluhan kembang api.

Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Blora, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Suntoyo selaku leading sektor penyelenggaraan agenda malam pergantian tahun menuturkan, pihaknya menyiapkan dua puluh kembang api yang dinyalakan bersama pada malam pergantian tahun. ”Nanti masing-masing yang menyalakan adalah pejabat Blora,” tuturnya kepada MuriaNewsCom, Kamis (31/12/2015).

Bukan dengan alasan, perayaan malam pergantian tahun dengan menyalakan kembang api, menurut Suntoyo hal itu mendapatkan izin resmi dari aparat terkait. ”Izin dari Polda sudah turun, maka kami berani menggelar perayaan dengan menyalakan kembang api. Yang pasti menambah semarak dengan ratusan ledakan,” ujar Suntoyo.

Kembang api mulai dipasang pada malam nanti, ditempatkan di alun-alun dan di Blok T. ”Selain dua puluh kembang api, tentunya diramaikan kembang api yang lain dari masyarakat dan dari berbagai elemen,” ujar Suntoyo.

Suntoyo berharap, acara berjalan dengan lancar serta masyarakat terhibur dengan adanya panggung hiburan dan ledakan kembang api. ”Tentunya meriah,” pungkasnya. (RIFQI GOZALI/TITIS W)

 

Ini Lokasi Pusat Perayaan Malam Tahun Baru di Jepara

Sejumlah petugas dan pejabat di Jepara sedang melakukan patrol di Alun-alun Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Sejumlah petugas dan pejabat di Jepara sedang melakukan patrol di Alun-alun Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Menjelang puncak malam pergantian tahun ini ada sejumlah lokasi yang bisa jadi referensi bagi anda yang saat ini masih di rumah.

1. OCEAN VIEW RESIDENCE Desa Tegalsambi Rt 01 Rw 01 Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Pentas hiburan musik DJ MUSIK,

2. Palm Beach Resort Bandengan, Jl. Tirta Samudra No. 191 Desa Bandengan Kecamatan/Kabupaten Jepara, Pentas hiburan musik Flow Band dari Semarang.

3. HOTEL SYAILENDRA Jl. HOS. Cokroaminoto No. 27 Kecamatan/Kabupaen Jepara, Pentas hiburan musik AKUSTIK .

4. BAYFRONT VILLA Desa Teluk Awur Rt 01 Rw 01 Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, Pentas hiburan musik AKUSTIK.

5. Pantai Pasir Putih Desa Bandengan Jepara, Pentas hiburan musik OM. ROMANSA.

6. HOTEL D’SEASON PREMIERE Jl. Pariwisata no. 09 Desa Bandengan Kecamatan / Kabupaten Jepara, Pentas Hiburan Musik Band, DJ dan Kembang Api.

7. SUNSET BEACH RESTO & BUNGALOW Jl. Tirto Samudero No. 199 Desa Bandengan Kecamatan / Kabupaten Jepara, Pentas Hiburan Musik Akustik (dari Kudus)

8. Pesta kembang api di Alun-alun Jepara, band lokal.

Keramaian di sejumlah titik sudah terlihat sejak selesai selesai adzan salat Isyak. Sejumlah petugas keamanan melakukan patrol. Bahkan, beberapa anggota Forum Kodinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) juga melakukan patroli di sekitar alun-alun Jepara. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)

Jelang Pergantian Tahun, Alun-alun Jepara Jadi Lautan Manusia

Ribuan orang padati Alun-alun Kota Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Ribuan orang padati Alun-alun Kota Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Menjelang pergantian tahun pada Kamis (31/12/2015) malam ini, Alun-alun Kota Jepara sudah dipenuhi manusia sedari tadi usai Isyak. Dari beberapa penjuru sisi jalan, sejumlah pemuda Kota Ukir berkumpul di alun-alun.

Di lokasi mereka berkumpul, tepatnya di lapangan Alun-alun Kota Jepara telah ada panggung hiburan. Saat ini, band-band lokal tampil menghibur para pengunjung yang datang. Sementara di sisi lain, sejumlah petugas keamanan baik dari kepolisian, Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi (Dishubkominfo), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta aparat lainnya tengah sibuk berjaga-jaga dan mengatur arus lalu lintas.

Para pengunjung tidak hanya warga disekitar wilayah Kota Jepara saja, tetapi juga dari beberapa pelosok Jepara yang berbondong-bondong ikut memeriahkan malam pergantian tahun ini. Hal ini nampak dari padatnya arus lalu lintas baik kendaraan roda dua maupun lebih yang menuju ke wilayah Kota Jepara.

“Saya sengaja ingin melihat kemeriahan malam pergantian tahun ini di alun-alun. Sepertinya malam tahun baru ini ramai,” kata salah seorang warga Desa Bulungan Kecamatan Pakisaji Jepara, Khairul Anam kepada MuriaNewsCom, saat di sekitar Alun-alun Jepara, Kamis (31/12/2015).

Menurutnya, dia datang ke alun-alun juga untuk berkumpul dengan teman-temannya. Dia mengaku sering dan hampir setiap tahun selalu tak ingin melewatkan momen malam tahun baru, dengan memeriahkannya di alun-alun.

Bagi Anda yang ingin ikut memeriahkan malam pergantian tahun di Alun-alun Jepara, diharap tetap waspada. Letakkan kendaraan di tempat-tempat parkir yang aman yang telah disediakan oleh petugas. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)

Semalam, Penjual Kembang Api Ini Untung Rp 5 Juta

Yulianto menunjukkan kembang api besar dengan harga Rp 500 ribu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Yulianto menunjukkan kembang api besar dengan harga Rp 500 ribu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Pergantian tahun menjadi keuntungan tersendiri bagi penjual kembang api. Selain kali ini jarang yang menjual, keuntungan yang diperoleh juga lumayan. Terbukti, dalam semalam saja, pedagang dapat untung hinggga Rp 5 juta.

Yulianto (38) pedagang kembang api di kawasan simpang tujuh mengatakan, momen semacam ini biasa dimanfaatkan olehnya. Sehingga, dia menjual kembang api untuk mengais rezeki.
”Hasilnya lumayan, setiap tahun dapat untung kisaran Rp 5 juta. Jadi tiap tahun juga saya menjualnya,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dia merupakan satu-satunya pedagang kembang api di kawasan Simpang Tujuh. Dengan demikian, maka jelas menjadi pedagang yang diburu pembeli. Terlebih malam tahun baru identik dengan pesta kembang api.

Kembang api yang dijual bukanlah kembang api baru. Dia juga tidak mau rugi kalau kembang api yang dijual tidak laku. Sebab kembang api yang dijual adalah sisa dari Ramadan lalu.

Soal harga, dia menjual dengan harga yang bervariasi. Terdapat kembang api mulai harga Rp 3 ribu hingga Rp 500 ribu. Tergantung dengan jenis dan ukurannya.

”Kalau yang Rp 3 ribuan yang biasa saja kaya kupu-kupu. Yang kembang api dengan harga Rp 10 ribu lima kali letusan, Rp 15 ribu delapan kali. Sedangkan yang paling besar Rp 500 ribu 56 kali letusan,” katanya.

Dia menuturkan, barang dagangannya itu ia dapat dari Pasar Kliwon Kudus. Namun tidak jarang dia pun kulakan sampai ke Semarang. (FAISOL HADI/TITIS W)

Pasar Malam Jadi Alternatif Merayakan Malam Tahun Baru

Pasar malam jadi alternatif merayakan malam tahun baru (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Pasar malam jadi alternatif merayakan malam tahun baru (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Merayakan tahun baru tidak meluluharus di pusat kota, seperti Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Selain tempat itu, masih terdapat tempat lain yang dapat menjadi alternatif dalam merayakan pergantian tahun.

Seperti halnya mengunjungi pasar malam. Selain lebih murah, hiburan yang ditawarkan juga lebih banyak ketimbang di alun-alun. Apalagi, Alun-alun Kudus pada malam tahun baru tidak ada hiburan.

Di Lapangan Pengkol, Desa Getassrabi, Kecamatan Gebog dan juga pasar malam di Lapangan Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, terlihat ramai. Masyarakat berduyun-duyun untuk merayakan malam pergantian tahun di tempat tersebut.

Ahmad Veri, warga Kaliwungu juga ikut meramaikan peringatan malam tahun baru di pasar malam. Bersama dengan temannya, dia lebih memilih lokasi pasar malam ketimbang di Simpang Tujuh Kudus

“Di alun – alun pasti ramai, macet. Sehingga lebih enak disini saja. Ramai sambil menikmati jagung bakar, jadi lebih seru,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Berbagai wahana hiburan terdapat disana, mulai biang lala, mandi bola, hingga perahu ombak yang sangat menantang.

Selain para pemuda, di pasar malam juga banyak keluarga mencari hiburan di sana. Seperti halnya keluarnya Nduwan, warga Kaliwungu yang mengajak keluarganya untuk menikmati malam tahun baru di tempat tersebut.

“Di sini komplit, ada untuk anak-anak dan dewasa. Bahkan orang tua juga ada. Jadi tidak macet dan dekat dengan rumah,” ujarnya. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

PR Sukun Ramaikan Tahun Baru

sukun pesta semarak

Logo Acara

 

KUDUS – Di penghujung tahun 2015 ini, Rita Park Tegal mengadakan serangkaian acara yang disupport oleh PR Sukun. Acara tersebut diselenggarakan mulai tanggal 24-31 Desember 2015 hingga 1 Januari 2016.

Rangkaian acara tersebut antara lain:
24-25 Desember berupa Stand Up Comedy, Parade Santa, Chrismast Gift.
26-27 Desember: Pertunjukan Dance, Parade Santa, Chrismast Gift.
31 Desember: Pertunjukan Dance, Stand Up Comedy, Lady Carnival, Live DJ dan Sexy Dance. Sedangkan tepat pada pergantian tahun, pukul 00.00 WIB, digelar pesta Kembang Api.
1 Januari 2016: Acara musik Spesial Tahun Baru dan Parade Badut. (AKROM HAZAMI)

Asyiknya Menikmati Pertunjukan Wayang Gojek

Wayang Gojek dalam sebuah pementasan (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Wayang Gojek dalam sebuah pementasan (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Ada cara baru untuk menikmati wayang, dengan kemasan yang lebih santai dan humoris. Wayang ini, tidak hanya cocok untuk kalangan orang tua, namun, segmennya cocok untuk anak muda, yakni Wayang Gojek.

Pemimpin Wayang Gojek Ki Waryoto Giok mengatakan, setiap pertunjukan selalu diwarnai dengan tawa penonton. Karena, pertunjukan Wayang Gojek selalu menghibur. Selain sangat ramai, cerita yang dibawakan dalam pementasan juga mengangkat berbagai kisah yang diadaptasi dengan kehidupan sekarang.

“Kita konsep dengan hal yang berbeda. Bersikap agak humor, namun tetap memiliki pesan yang penting terhadap masyarakat,” katanya.

Wayang Gojek sendiri, juga dikemas lebih dinamis dan menarik. Ini sebagai alternatif baru untuk hiburan masyarakat.

Koordinator sekaligus anggota Wayang Gojek Danny Lutvi mengatakan, Wayang Gojek sudah sering manggung dalam sebuah acara. Konsepnya sangat unik, selain ada wayang buatan asli Wayang Gojek, pertunjukan juga langsung dari para anggota.

“Ramai, dan pastinya seru. Makanya beberapa kali selalu dipanggil untuk meramaikan suatu acara, bahkan pernah juga sampai di Blora,” jelasnya.

Dia berharap dengan adanya alternatif semacam ini,orang dapat terhibur. Selain itu juga, dapat menjadi acuan dalam mengembangkan kesenian lokal. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

Hore! Tahun Baru, Satpol PP Blora Huni Kantor Baru

Pemotongan tumpeng oleh Pj Bupati Blora dalam rangka menempati kantor Satpol PP Blora yang baru bersama Sri Handoko Kasatpol PP Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Pemotongan tumpeng oleh Pj Bupati Blora dalam rangka menempati kantor Satpol PP Blora yang baru bersama Sri Handoko Kasatpol PP Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Menjelang tahun baru ada yang baru pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Blora, mulai Kamis (31/12/2015) instansi tersebut menempati kantor baru. Tepatnya di jalan Blora – Cepu sebelah barat Kecamatan Jepon depan Mapolres Blora.

Sebelumnya instansi tersebut menempati eks rumah makan Sari Rasa yang tepatnya disebelah timur Mapolres Blora. Pindahnya kantor tersebut dikarenakan kontrak pada tempat sebelumnya sudah habis, meski kondisi kantor baru belum memadai untuk ditempati. Seperti belum terpasangnya keramik lantai dan pagar pembatas luar serta belum tersedianya tempat parkir. ”Kontrak di Sari Rasa Habis, kalau kita tidak pindah kita bisa diusir,” ujar Sri Handoko Kasatpol PP.

Anggaran pembangunan gedung Satpol PP Kabupaten Blora pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sebanyak Rp 1,7 miliar, dari jasa tersebut untuk jasa konsultan pengawas sebanyak 36 juta, sisanya1,664 juta dilakukan pelelangan di unit layanan pengadaan (ULP) dengan pemenang lelang PT Putra Laksana. ”Anggaran sisa 40 juta, dikembalikan ke kas daerah,” tutur Sri Handoko.

Dalam menempati kantor baru dihadiri oleh Pejabat Bupati Blora, Ihwan Sudrajat. Dalam sambutannya, penempatan kantor baru harus diimbangi dengan semangat baru. Meski kondisi belum selesai sepenuhnya. ”Dalam kekurangan kantor akan dilengkapi pada APBD 2016,” tutur Ihwan Sudrajat. (RIFQI GOZALI/TITIS W)

Tim Voli Putri PPLP Dapat Cendera Mata dari Panitia Sukun Spirit of Sport

Panitia menyerahkan cendera mata kepada perwakilan tim (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Ketua KONI Kudus M Ridwan, menyerahkan cendera mata kepada perwakilan tim (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Sebelum pertandingan voli Sukun Spirit of Sport yang bertajuk “Volley Ball Friendly Match” dimulai, panitia acara menyerahkan cenderamata kepada pemain.

Penyerahan cendera mata dilakukan salah satu panitia kepada Tim Voli PPLP. Hal ini diharapkan dapat mengikat tali persahabatan antara Tim VoliSukun Putri (Kudus Selection).

Panitia Voli Sukun Spirit of Sport Hasannudin mengatakan, cendera mata tersebutsebagai simbol pertandingan persahabatan. Hal itu diharapkan dapat memberikan semangat bertanding dan mengedepankan sportivitas.

Terlihat, antusias penonton pada pertandingan persahabatan ini sangat tinggi. Terbukuti, banyaknya penonton yang memadati Gor Sukun, di Gondosari.

“Yang penting pertandingan ini bisa memacu semangat atlet yang baik dan menumbuhkan semangat persahabatan antartim,” katanya. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

Begini Cara Desa Karangjati Blora Kian Mempesona

Khumaidi, Lurah Desa Karangjati (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Khumaidi, Lurah Desa Karangjati (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Lurah Karangjati, Blora, Khumaidi berinisiatif untuk meningkatkan perekonomian warganya dari sektor pariwisata. Ia mengungkapkan, bahwa sebelumnya beberapa hal telah ia lakukan guna meningkatkan perekonomian warga. Di antaranya bekerjasama dengan dinas terkait seperti Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UMKM (Disperindagkop UMKM) untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada warganya. Selain itu juga dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos).

Dengan adanya Embung Rowo di Desa Karangjati tentunya membuatnya berkeinginan akan meningkatkan kualitas ekonomi dari potensi itu, “Akan dikembangkan potensi pariwisatanya,” ungkapnya kepada MuriaNewsCom (31/12/2015).

Sampai saat ini embung tersebut sudah selesai pengerukannya, direncanakan pada akhir 2016 sudah bisa diresmikan sebagai tempat wisata. Ia juga menambahkan bahwa di area embung tersebut akan diberi fasilitas berupa taman bermain, sarana hiburan, dan pemancingan. “Ada juga tempat untuk warga berjualan di sekitar,” ujarnya.

Dari beberapa upaya untuk meningkatkan kualitas warganya dengan beberapa pelatihan keterampilan, yang dalam hal ini bekerjasama dengan dinas terkait, ternyata menemui kendala. Dalam penuturannnya, kendala yang biasa dihadapi adalah dari pemasaran. “Seperti pelatihan pembuatan besek (bakul dari bambu, red) itu saya sulit memasarkan. Dan tentu ada pelatihan-pelatihan lain,” ungkapnya.

Selain kendala pemasaran, ia menambahkan, yakni mengenai sumber daya manusia dan kapasitas pengalaman atas keterampilan yang masih minim. Maka dari itu, Khumaidi akan meningkatkan kualitas ekonomi warganya dari sektor pariwisata. Selain ekonomi warganya terangkat, Karangjati juga memiliki ciri khas tersendiri dengan adanya tempat wisata. (RIFQI GOZALI/AKROM HAZAMI)

Biar Kapok, 52 Tersangka Miras Jepara Dilimpahkan ke Kejari

Sekda Jepara Sholih saat memberikan sambutan di acara pemusnahan miras dan barang bukti pelanggaran lainnya di mapolres. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Sekda Jepara Sholih saat memberikan sambutan di acara pemusnahan miras dan barang bukti pelanggaran lainnya di mapolres. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Pihak kepolisian dari Polres Jepara menggelar pemusnahan miras dan sejumlah barang bukti lainnya di mapolres setempat, Kamis (31/12/2015). Selain barang bukti yang dimusnahkan, tersangkanya akan diproses dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara. Sedikitnya 52 orang tersangka miras telah diproses dan dilimpahkan ke Kejari Jepara.

Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin mengatakan, para tersangka tersebut dilimpahkan ke Kejari Jepara sebagaimana aturan yang ada untuk dilakukan proses lebih lanjut. Kasus-kasus tersebut memang harus ditangani secara optimal agar bisa membuat jera.

“Kami berharap, kasus miras di Jepara ini semakin lama semakin berkurang bukan semakin bertambah,” kata Samsu.

Harapan yang sama juga ditekankan Sekda Jepara, Sholih mewakili bupati menyatakan bahwa miras sumber dari segala kemaksiatan dan kejahatan. Pihaknya juga sangat mendukung adanya operasi dan pemusnahan secara terbuka. Hal ini merupakan salah satu aksi masyarakat dalam upaya menagajak untuk mengurangi miras maupun kejahatan di Jepara.

“Pemkab akan terus mendukung, bersinergi dengan polisi dan segenap pelaku kemananan serta pihak terkait dalam upaya pemberantasan miras,” kata Sholih.

Dia juga mengemukakan, termasuk dari sisi regulasi yaitu dengan dicetuskan Perda Nomor 2 tahun 2013 tentang Minuman Keras serta Perda Nomor 3 tahun 2013 tentang Prostitusi. Yang intinya pelanggaran keduanya kena denda 50 Juta. Baik itu penjual, pembeli maupun pengguna untuk miras dan penjaja umum, mucikari maupun PSK untuk prostitusi.

“Perda ini sendiri telah berlaku efektif pada tahun 2013 dan diharapkan diharapkan benar-benar membuat efek jera bagi para pelaku,” imbuhnya. (WAHYU KZ/AKROM HAZAMI)

Jelang Pergantian Tahun, Pedagang Kembang Api di Kudus Jarang Dijumpai

Jelang pergantian tahun, kembang api di Kudus makin sulit ditemui. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Jelang pergantian tahun, kembang api di Kudus makin sulit ditemui. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Menjelang pergantian tahun, pedagang kembang api di Kudus nampaknya masih jarang dijumpai. Berbeda dengan pedagang terompet, yang banyak ditemukan di kawasan perkotaan.

Misalnya di kawasan Simpang Tujuh saja. Untuk mendapatkan penjual kembang api, harus memutar dan melihat penjualnya. Sebab dari sembilan penjual dadakan, hanya satu yang menjual kembang api.

M Zamroni, pedagang terompet di Kudus menuturkan, pihaknya enggan mengambil kembang api karena terlalu berisiko. Sebab selain harganya yang mahal, dalam menjualnya juga hanya sehari saja.

”Khawatir saja kalau tidak laku. Lagi pula jarang yang mau membeli kembang api. Kalau terompet banyak yang cari,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Biasanya, dia juga menjual kembang api saat ramai. Seperti saat bulan puasa dan Lebaran serta saat pergantian tahun seperti sekarang. Namun pada tahun ini dia lebih memilih menjual terompet saja.

”Nanti kalau sisa bagaimana dapat jualan lainnya. Makanya lebih baik jualan terompet saja yang tidak terlau banyak modal,” jelasnya. (FAISOL HADI/TITIS W)

Awas! Atap Stadion Krida Rembang Bisa Bikin Celaka Penonton Konser

Kondisi atap tribun Stadion Krida Rembang rusak parah (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Kondisi atap tribun Stadion Krida Rembang rusak parah (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Kondisi Stadion Krida Rembang yang rusak parah membuat para penonton konser Endank Soekamti cemas. Atap tribun sebelah barat banyak yang sudah lepas lantaran tidak mampu menahan terpaan angin kencang.

Ahmad Fauzi (16) salah satu Kamtis asal Blora prihatin melihat kondisi stadion kebanggan warga Rembang itu. Fauzi yang berencana menginap di tribun stadion usai konser, mengaku khawatir kalau nanti malam hujan disertai angin kencang.

“Atapnya rusak parah dan banyak yang lepas. Kalau nanti malam hujan dan ada angin kencang, ya agak khawatir. Karena rencananya nanti malam tidur di sini,” katanya saat berbincang dengan MuriaNewsCom di Stadion Krida Rembang, Kamis (31/12/2015).

Hal senada disampaikan Fuadi (17) Kamtis asal Kebumen. Fuadi sampai di Rembang sejak kemarin (30/12/2015) sore dan tidur di tribun stadion pada malam harinya. “Tadi malam tidur di sini. Kalau takut sih tidak, tapi memang tadi malam atapnya berisik kena angin,” jelasnya.

Meski begitu, Fuadi juga berencana untuk tidur di tempat yang sama lagi usai konser nanti malam. Fuadi yang datang bersama 20 Kamtis asal Kebumen lainnya baru akan pulang, Jum’at (1/12/2015) siang. “Setelah menginap di sini, besok siang baru balik ke Kebumen,” pungkasnya. (AHMAD WAKID/KHOLISTIONO)

Hai Pengguna Android, File Anda Tak Terbaca di PC, Perhatikan Triknya

Pengguna android sedang menghubungkan smartphone ke komputer (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Pengguna android sedang menghubungkan smartphone ke komputer. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Banyak kasus yang terjadi pada pengguna android saat ingin memindah file, gambar, ataupun video yang tersimpan di ponsel android ke personal computer (PC). Biasanya masalah yang menimpa adalah hal klasik.

Tidak terbacanya file di android ke pc atau komputer tentunya membuat pemilik ponsel android kalang kabut. Jangan bingung, ini beberapa trik yang diperoleh MuriaNesCom dari Gemilang, sang pemilik Gemilang Cell di Kabupaten Blora:

1. Cabut USB dari port yang satu dan pindahkan ke port yang lain. Jika masih belum terbaca, berarti kesalahan bukan pada portnya.

2. Ganti kabel USB Anda dengan kabel yang lain. Mungkin terjadi kerusakan pada kabel Anda. Apabila masih belum terbaca juga, berarti bukan terkendala karena kabel USB.

3. Jika masih belum terbaca, bisa lakukan pengaturan pada android Anda.

Gemilang menjelaskan, pada masalah itu biasanya yang menjadi kendala adalah kabel USB penghubung antara ponsel android dan komputer. Sudah barang tentu bagi Anda pemilik android, harus mengangganti kabel USB yang pas dengan komputer.
“Biasanya pada kabel USB, kalau tidak bisa, diganti saja dengan yang cocok dengan ponsel android,” kata Gemilang kepada MuriaNewsCom (31/12/2015). (RIFQI GOZALI/AKROM HAZAMI)

Ini Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru di Purwodadi

Rekayasa lalu lintas di Alun-alun Purwodadi  (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Rekayasa lalu lintas di Alun-alun Purwodadi  (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Kemacetan diperkirakan akan terjadi jelang detik-detik pergantian malam tahun baru. Aparat kepolisian pun mengantisipasinya dengan mengerahkan ratusan personel dan menerapkan rekayasa lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Nur Cahyo Ari Prasetyo mengatakan, pihaknya akanmenutup total Alun-alun Purwodadi pada malam pergantian tahun baru.

Seluruh kendaran bermotor dilarang masuk di kawasan yang jadi pusat keramaian selain di komplek bundaran Simpang Lima.

“Semua jalan di seputar alun-alun bebas kendaraan bermotor mulai pukul 18.00 WIB. Untuk warga yang mau ke alun-alun pakai motor sudah kita siapkan kantong-kantong parkir,” tukasnya . (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Puluhan Ribu Petugas Penyelenggara Pilkada Dapat Piagam Penghargaan

Piagam untuk petugas penyelengara Pilkada sedang disiapkan oleh staf KPU Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Piagam untuk petugas penyelengara Pilkada sedang disiapkan oleh staf KPU Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Selain mendapatkan honor, para petugas penyelengara Pilkada yang dihelat 9 Desember lalu memperoleh piagam penghargaan dari KPU Grobogan. Hal itu diberikan sebagai salah satu bentuk ungkapan terima kasih atas jerih payah yang mereka lakukan selama ini.

”Semua petugas penyelenggara ini kita beri piagam sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka dalam Pilkada kemarin. Yakni, dari petugas tingkat kecamatan hingga yang ada di TPS,” kata Sekretaris KPU Grobogan Amin Nur Hata.

Menurutnya, jumlah petugas penyelenggara keseluruhan ada 25.246 orang. Rinciannya, 5 anggota KPU dan 24 staf sekretariatan. Kemudian, 152 anggota PPK dan 1.680 PPS, 16.366 KPPS, 4.676 Linmas, dan 2.343 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP).

Amin menjelaskan, dalam pelaksanaan Pilkada kemarin dinilai cukup bagus, aman dan lancar. Baik sebelum maupun setelah pasca Pilkada tidak ada hambatan serius. Hal itu dinilai berkat kerja keras dari berbagai pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut.

Salah satunya adalah dari petugas penyelenggara Pilkada. Dimana, para petugas sudah melakukan semua tahapan sesuai dengan standar dan ketentuan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

”Dalam kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih pada semua pihak karena berhasil menyelenggarakan Pilkada dengan sukses. Selain petugas penyelenggara, dukungan pihak keamanan juga sangat besar selama pelaksanaan Pilkada kemarin,” imbuh Amin. (DANI AGUS/TITIS W)

Hiii….,Wabah Ulat Bulu di Rembang Makin Meluas

Pohon Jati yang diserang  wabah ulat bulu di tepi Jalan Rembang –Bulu (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Pohon Jati yang diserang wabah ulat bulu di tepi Jalan Rembang –Bulu (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Wabah ulat bulu mulai meluas di beberapa wilayah di Kabupaten Rembang. Banyak hutan jati di Rembang yang daunnya habis lantaran dimakan oleh ulat bulu.

Berdasarkan pantauan MuriaNewsCom, banyak pohon jati di Rembang yang berada di hutan maupun di pinggir jalan umum, terlihat daunnya habis dimakan ulat. Merebaknya serangan ulat bulu ini membuat masyarakat Rembang resah.

Salah satunya Yahya Rully Nardo (23) warga Ngadem Kecamatan/Kabupaten Rembang. Dia mengaku resah ketika dalam perjalanan melewati kawasan pohon jati yang diserang ulat bulu. “Kalau di jalan melewati kawasan pohon jati pasti agak geli. Apalagi kalau ada banyak ulat yang menggantung,” ujarnya kepada MuriaNewsCom, Kamis (31/12/2015).

Menurutnya, keberadaan ulat bulu itu tidak hanya ada di lokasi hutan jati saja, namun hampir di setiap pohon Jati. “Seperti pohon jati di pinggir Jalan Rembang-Bulu, banyak pohon jati di kerubuti ulat,” tambahnya.

Sementara Karni (46), warga Desa Terjan, Kecamatan Kragan, Rembang mengaku jika melewati jalan antardesa Terjan ke Sendangmulyo mengaku merasa gatal-gatal karena banyaknya ulat di pohon Jati. “Banyak yang menempel di baju yang saya pakai, kalau sedang lewat di jalan itu,” keluhnya.

Serangan ribuan ulat tersebut, lanjut Karni, sudah berlangsung sejak sepekan terakhir ini. Ulat-ulat jatuh kemudian berkembang dan meluas ke sekitar pepohonan yang lain di kebun bahkan hingga ke jalan dan rumah warga. (AHMAD WAKID/KHOLISTIONO)

Terancam Gagal Panen, Begini Aksi Heroik Pak TNI Blora

Babinsa Koramil 14/Todanan melakukan aksinya di sawah. (ISTIMEWA)

Babinsa Koramil 14/Todanan melakukan aksinya di sawah. (ISTIMEWA)

 

BLORA – Di lahan seluas satu hektare (Ha) milik Daryanto, Poktani Makmur, terancam gagal panen. Ini desebabkan selain kurangnya pengairan, lahan tersebut lahan tadah hujan. Sedangkan musim hujan tahun ini sementara belum merata.

Perlu kerja keras untuk mempertahankan tanaman padi tersebut, yakni Serda Supari Babinsa Koramil 14/Todanan terjun ke lapangan, mereka bersama Daryanto, Ketua Poktani Makmur Dukuh Soronini, Desa Sonokulon, Kecamatan Todanan Blora melakukan pengairan di lahan tanaman padi seluas satu hektare yang hampir mengering.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan pengairan, sambil menunggu hujan turun, pengairan diambilkan dari sumur patek yang ada di sekitar lahan dengan cara, menarik selang sepanjang puluhuan meter. Ini usaha sementara yang harus dilakukan,” kata Babinsa Serda Supari, Kamis (31/12) di rilis pers yang dikirim.

Terpisah, Daryanto pemilik Lahan, menyatakan terima kasih kepada Babinsa Serda Supari yang berperan aktif membantu kesulitan masyarakat desa setempat. “Ini perlu dipertahankan,” ujarnya. (AKROM HAZAMI)

Sekda Grobogan Minta Petugas Pengamanan Malam Tahun Baru Waspada

Sekda Grobogan Sugiyanto saat menyampaikan pengarahan dalam apel siaga pengamanan tahun baru (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sekda Grobogan Sugiyanto saat menyampaikan pengarahan dalam apel siaga pengamanan tahun baru (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Beragam aktivitas warga akan dilakukan sepanjang malam ini untuk memeriahkan momen pergantian tahun baru. Terkait kondisi ini, Sekda Grobogan Sugiyanto meminta para petugas pengamanan tahun baru akan meningkatkan kewaspadaan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Peringatan momen pergantian tahun ini tidak hanya di Grobogan saja. Tetapi di seluruh dunia memperingati pergantian tahun dengan cara yang berbeda-beda.Untuk itu, para petugas harus selalu bersikap waspada karena banyak sekali aktivitas warga yang dilakukan diberbagai tempat,” cetus Sugiyanto saat menyampaikan pengarahan dalam apel siaga pengamanan tahun baru di halaman Setda Grobogan, Kamis (31/12/2015) petang.

Sementara itu, Wakapolres Grobogan Kompol Didik Priyo Sambodo menyatakan, sebanyak 500 personel bakal dikerahkan untuk pengamanan Natal dan pergantian tahun baru yang disiagakan dalam Operasi Lilin Candi 2015.

Menurut Didik, jumlah personel pengamanan tersebut lebih banyak dari pelaksanaan operasi serupa pada tahun lalu. Pada tahun lalu personel yang dikerahkan sekitar 225 personel. Untuk memperkuat pengamanan, pihaknya juga menggandeng TNI, Satpol PP, Kesbangpolinmas, Dinas Kesehatan. Banser dan GP Ansor, serta beberapa relawan lainnya juga dilibatkan.

“Banyaknya personel yang diterjunkan itu, lantaran pelaksanaan Natal dan Tahun Barukali ini berlangsung pascapelaksanaan pilkada. Meski suasana sejauh ini tetap kondusif tetapi kami tidak mau menyepelekannya,” kata Didik. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Ahai.., Biduan Cantik Mulai Panaskan Suasana Pergantian Tahun di Grobogan

Salah satu biduan saat tampil menghibur penonton (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Salah satu biduan saat tampil menghibur penonton (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Meski pergantian tahun baru masih tengah malam nanti, namun sejak sore ini, suasana semarak mulai terlihat di Kota Purwodadi. Ini, seiring digelarnya parade dangdut untuk meramaikan momen spesial yang dinantikan banyak orang tersebut.

Dari pantauan di lapangan, selepas Asar tadi, pertunjukkan parade dangdut yang digelar oleh Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Grobogan itu sudah dimulai.

Sejumlah biduan cantik sudah mulai menggoyang puluhan orang yang sudah berdatangan di Alun-alun Purwodadi. Meski cuaca masih cukup menyengat, namun para dangdutmania terlihat tetap bersemangat dan ikut berjoget dari depan panggung hiburan utama.

Ketua DPC PAMMI Grobogan HM Mibah menyatakan, parade dangdut itu sesuai jadwal memang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB atau selepas Asar hingga datangnya tahun baru 2016. Untuk kegiatan ini sedikitnya ada 7 grup dangdut yang akan tampil.

“Sudah ada 7 grup dangdut yang siap memeriahkan acara pergantian tahun nanti. Bisa jadi, jumlah grupnya bakal tambah,” katanya.

Dijelaskan, untuk grup dangdut yang tampil dalam parade tersebut semuanya adalah musisi lokal. Demikian pula dengan artis yang akan tampil dalam acara itu.

Meski begitu, pihaknya masih menjajaki kemungkinan untuk mendatangkan artis lokal yang sudah punya nama. Seperti Astrid Samasi yang sempat ikut dalam konser dangdut di beberapa televisi swasta.

Selain parade dangdut, acara menyambut datangnya tahun baru juga akan diramaikan dengan pesta kembang api. Rencananya, menjelang pergantian tahun baru, Bupati Grobogan dan jajaran FKPD akan hadir dalam kesempatan itu. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)