Peredaran Rokok Cukai Ilegal Marak, Pj Bupati Rembang Ajak Masyarakat Aktif Mengawasi

Sosialisasi ketentuan di bidang cukai yang dilaksanakan di aula lantai IV Kantor Setda Rembang, Senin (30/11/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Sosialisasi ketentuan di bidang cukai yang dilaksanakan di aula lantai IV Kantor Setda Rembang, Senin (30/11/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Maraknya peredaran rokok cukai ilegal menjadi sorotan tersendiri bagi penjabat (Pj) Bupati Rembang, Suko Mardiono. Dalam Kegiatan Sosialisasi Ketentuan Dibidang Cukai yang dilaksanakan di aula lantai IV Kantor Setda Rembang, Senin (30/11/2015), Suko mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan.

Menurutnya, keberadaan rokok cukai ilegal sangat merugikan negara dan merugikan kesehatan masyarakat karena biasanya tidak mencantumkan komposisi produknya.”Masyarakat harus ikut berperan aktif dalam pengawasan, tidak hanya bergantung kepada Satpol PP seperti yang selama ini terjadi,” tegasnya.

Selain mengajak masyarakat turut mengawasi peredaran rokok cukai ilegal, menekankan terkait penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) agar tepat sasaran.Masing-masing SKPD pengelola DBHCHT diminta untuk bisa mereview kegiatan-kegiatan yang terkait pelaksanaan DBHCHT, apakah dari segi administrasi sudah benar atau belum.

”Penggunaan DBHCHT harus terus dievaluasi, agar semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat dalam mendukung ekonomi kerakyatan. Sehingga keberadaannya bisa mengentaskan kemiskinan, mengurangi angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya. (AHMAD WAKID/TITIS W)