Dua Atlit Wushu Grobogan Gondol Emas di Magelang

Pelatih wushu Grobogan Alex Poerwo (tengah) bangga dengan prestasi anak didiknya dalam Kejuaraan di Magelang. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pelatih wushu Grobogan Alex Poerwo (tengah) bangga dengan prestasi anak didiknya dalam Kejuaraan di Magelang. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Meski jarang terekspos publik, cabang olahraga wushu ternyata punya potensi yang cukup menjanjikan. Setidaknya, dalam Kejuaraan Wushu Sanda di Magelang, 26-28 November lalu, dua atlit wushu Grobogan berhasil meraih dua medali emas. Yakni,
Bayu Peni dan Nikita.

”Dalam kejuaraan di Magelang kita hanya mengirimkan empat atlit. Dari empat orang, dua dapat emas dan dua lainnya belum berhasil meraih prestasi karena memang masih dalam tahap menimba pengalaman,” ungkap pelatih wushu Grobogan Alex Poerwo.

Menurutnya, dalam kejuaraan tersebut, sebenarnya tidak memasang target muluk-muluk buat anak asuhnya. Sebab, persaingan dalam even itu dinilai cukup berat. Soalnya, ada sekitar 250 atlit dari 34 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang ambil bagian dalam kejuaraan tingkat pelajar tersebut.

Sementara itu, Ketua Pengkab Wushu Indonesia Grobogan Handoko merasa bangga dengan torehan dua emas yang diraih Bayu Peni dan Nikita tersebut. Meski hanya mengirimkan kontingen kecil namun hasilnya justru dinilai maksimal.

Torehan dua emas itu dinilai juga jadi kado spesial. Sebab, pada penghujung tahun ini masa tugasnya sebagai Ketua Pengkab Wushu Indonesia Grobogan yang sudah diemban selama dua periode akan berakhir.

”Terima kasih atas kerja keras selama ini. Saya juga salut dengan kerja keras pelatih Alex Poerwo yang sudah menelurkan banyak talenta dalam cabang beladiri. Selain di wushu, Alex juga mengorbitkan banyak karateka yang sudah masuk level nasional dan internasional,” katanya. (DANI AGUS/TITIS W)