Desa Trikoyo Pati Disebut Sebagai Daerah Pusaran Angin

puting beliung

Seorang perangkat desa setempat tengah meninjau rumah di Desa Trikoyo yang ambruk dihantam puting beliung. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Koordinator Tim SAR BPBD Pati Sutiknya menyebut Desa Trikoyo, Kecamatan Jaken, Pati menjadi bagian dari daerah pusaran angin. Pasalnya, angin puting beliung sudah beberapa kali terjadi di sana.

”Desa Trikoyo sepertinya menjadi wilayah pusaran angin. Sebetulnya, rumah warga yang ambruk dihantam puting beliung tidak hanya terjadi sekali saja, tetapi sudah pernah terjadi beberapa kali,” ujar Sutiknya saat dikonfirmasi MuriaNewsCom, Senin (30/11/2015).

Karena itu, ia meminta kepada warga Desa Trikoyo dan sekitarnya untuk waspada jika diketahui cuaca sedang ekstrem. ”Angin puting beliung biasanya terjadi pada siang hingga sore. Warga memang perlu waspada dan menyiapkan langkah antisipasi,” imbuhnya.

Hal itu diamini Kepala Desa Trikoyo Tarmijan. Ia juga menyebut, desanya merupakan daerah rawan terkena angin ribut seperti puting beliung.

”Kejadian serupa pernah terjadi pada Maret 2015 lalu. Waktu itu, hanya angin puting beliung saja tidak disertai hujan. Kalau kemarin sore, disertai hujan lebat dan angin hebat,” kata Tarmijan.

Karena itu, ia berharap kepada pemerintah daerah untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman tentang antisipasi angin puting beliung. ”Kami berharap ada perhatian dari pemerintah,” harapnya. (LISMANTO/TITIS W)