Begini Cara BPBD Ratakan Permintaan Dropping Air di Rembang

dropping-air 2

Seorang warga melintas di depan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Meski sempat berencana menghentikan dropping air di awal November lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang akhirnya melanjutkan dropping air hingga Jum’at (27/11/2015).

Hal tersebut dikarenakan semakin banyaknya permintaaan dropping air dari masyarakat. Selain itu, juga karena curah hujan yang masih rendah di wilayah Rembang. Sebanyak 97 desa dari 14 kecamatan di Rembang mengajukan permintaan dropping air.

“Semua sudah didropping. Begitu ada surat masuk, kami langsung alihkan. Desa yang tadinya empat tangki kami kurangi satu untuk daerah yang mengajukan terakhir,” ungkap Kasi Logistik Ahmad Makruf ketika ditemui MuriaNewsCom di kantornya, Senin (30/11/2015).

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, dropping air pada dua minggu terakhir yakni menggunakan dana perubahan sebesar Rp 60 juta. Namun, pihaknya mengaku saat ini sedang mencarikan solusi untuk mengantisipasi masih adanya permintaan dropping air di bulan Desember nanti.

“Dana induk sudah habis, dana perubahan juga sudah dilaksanakan sampai akhir November. Tapi saat ini kami masih mengkaji terkait penggunaan dana tak terduga untuk mengantisipasi masih banyaknya permintaan air di bulan Desember nanti,” pungkasnya. (AHMAD WAKID/KHOLISTIONO)