Potensi Kudus Dinilai Siap untuk Hadapi MEA

Produk lokal Kudus yang kemudian beragam, dinilai memiliki kualitas tersendiri yang tidak kalah dengan produk luar. Sehingga pelaku usaha di Kudus, diminta untuk tidak minder dalam menghadapi pasar bebas Asean yang akan datang. ISTIMEWA

Produk lokal Kudus yang kemudian beragam, dinilai memiliki kualitas tersendiri yang tidak kalah dengan produk luar. Sehingga pelaku usaha di Kudus, diminta untuk tidak minder dalam menghadapi pasar bebas Asean yang akan datang. ISTIMEWA

 

KUDUS – Apa yang dimiliki Kabupaten Kudus, rasanya memang demikian berlimpah. Terutama kekayaan sumber daya alam, kreativitas warganya menciptakan berbagai peluang usaha, serta adanya usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang tidak kalah banyaknya.

Upaya Pemkab Kudus untuk mengenalkan aneka potensi itu, juga ditempuh dengan berbagai cara. Misalnya saja dengan menggelar ekspo, kemudian mengikutsertakan dalam aneka pameran, hingga beragam cara dan upaya lainnya, supaya produk-produk Kudus bisa semakin terkenal.

Masing-masing UMKM tersebut, juga dibawah binaan dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang memang membidangi masing-masing produk kreatif yang sesuai.

Potensi yang ada di Kabupaten Kudus, memang terbilang berkualitas bagus. Sehingga tidak mengherankan jika kemudian, banyak yang sudah terkenal dan dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia. Bahkan di luar negeri.

Inilah yang kemudian membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, yakin bahwa pelaku industri di Kudus akan siap untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEN (MES) 2015, yang sebentar lagi diberlakukan.

”Kita memang harus terus melakukan eksploitasi terhadap seluruh potensi yang ada di Kudus, supaya kita siap untuk menghadapi situasi apapun. Termasuk menghadapi MEA itu sendiri. Dan saya yakin, pelaku usaha di Kudus pasti akan bisa menghadapinya,” terang Bupati Kudus H Musthofa.

Bupati mengatakan, pelaku usaha di Kudus, memang sudah memiliki standar tersendiri. Sehingga mereka akan bisa bersaing dengan produk-produk luar. ”Ditambah lagi sikap tidak pantang menyerah, akan membuat pelaku usaha bisa mengembangkan usahanya dengan luar biasa. Saya yakin kualitas mereka tidak kalah,” katanya.

Dan lagi, bupati mengharapkan supaya makin banyak warga Kudus yang kemudian mencintai produk-produk lokal Kudus. Ini akan sangat membantu upaya persaingan di tingkatan MEA.

”Kalau warga Kudus sudah menyukai produk-produk asli Kudus, apalagi yang harus ditakutkan. Meskipun ada gempuran produk asing, namun diyakin bahwa meski ada pengaruhnya, namun akan sangat kecil. Orang Kudus percaya dengan produk Kudus, kok,” tuturnya.

Apalagi di Kudus juga terdapat beragam perusahaan besar dan menengah, yang kemudian siap untuk mendukung upaya pelaku usaha ini menjadi lebih berkembang. ”Sinergitas inilah yang kami perlukan. Supaya pelaku usaha di Kudus tidak lagi minder, namun tetap harus menunjukkan kemampuan terbaiknya. Sehingga produknya akan bisa diterima di semua kalangan,” imbuhnya. (MERIE / ADS)