Teater Gembleng Mental Pelajar

Suasana Teater Pelajar Djarum. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono).

Suasana Teater Pelajar Djarum. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono).

 

KUDUS – Teater tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Kudus yang digelar Djarum Foundation dalam rangka bakti budaya di sekolah masing-masing pada 2 hingga 10 November 2015 bertujuan untuk mendidik siswa supaya bisa mempunyai karakter yang baik.

Dalam jumpa persnya pada Minggu (22/11/2015) bertempat di GOR Djarum Kaliputu, Kecamatan Kota, salah satu dari team Djarum Foundation Adi Pardianto mengatakan, bila setiap daerah mengadakan teater di sekolahan atau lomba teater semacam ini, maka pihaknya meyakini bahwa mental seluruh anak didik bisa mempunyai mental baik.

“Selain mental baik, kegiatan siswa juga bisa terwadahi sehingga ke depannya mereka bisa menunjukan jiwa kreatif, serta berbudaya,” katanya.

Kepala Bidang Pemuda dari Disdikpora Kudus Didik Hartoko mengatakan, mental memang kunci utama, setelah mental tangguh lantaran terbangun dari teater, maka nantinya akan bisa bermuara pada akademiknya.

Pihaknya sangat berantusias, bahkan mendukung penuh kegiatan tersebut.

“Selain itu, kami juga mewajibkan setiap sekolah bisa mengadakan kegiatan ekskul. Di mana kegiatan ekskul tersebut bisa mewadahi kreativitas anak serta bisa membimbing moral anak,” ujarnya.

Kegiatan yang diikuti oleh sebanyak 5 SMP dan 23 SMA ini hanya menyisakan 10 finalis saja yang nantinya akan bertanding pada Minggu (22/11/2015) ini. Yakni untuk SMP antara lain, SMP 3 Satu Atap Gebog, SMP 1 Mejobo
dan MTs NU Nahdlotul Athfal. Sedangkan untuk SMA ada 7 finalis. Di antaranya ialah SMA N 1 Bae, SMA N 1 Mejobo, SMA N 1 Kudus, SMA N 2 Kudus, SMK Duta Karya, SMK NU Miftahul Falah Dawe, dan MA NU Ibtidaul Falah Dawe.

Dalam penilain lomba teater nantinya akan dipilih tetaer terbaik, sutradara terbaik, pemeran utama
terbaik, pemeran pembantu terbaik dan artistik terbaik.

Oey Riwayat Slamet selaku koordinator Teater Djarum mengatakan, dahulunya memang pihaknya hanya memilih juara teater terbaik dan aktor terbaik. Namun untuk tahun ini pihaknya memilih juara secara lengkap dan mendalam.

“Untuk tahun ini memang kami memilih juara yang lebih berfariatif lagi. Supaya para sutradara, aktor dan lainnya bisa bersemangat,” paparnya.

Dewan Juri Putu Fajar Arcana mengungkapkan, kegiatan lomba teater ini tidak serta merta utnuk mencari calon bintang. Namun. Hal yang paling inti ialah bagaimana bisa membuat teater ini menjadi pendidikan bagi pelajar. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)