Fosil Gading Purba Bakal Disambungkan Tim BPSMP Sangiran

Kades Banjarejo Ahmad Taufik bersama warga membungkus fosil satu demi satu dan berhati-hati. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kades Banjarejo Ahmad Taufik bersama warga membungkus fosil satu demi satu dan berhati-hati. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Kendati patah jadi 13 potongan namun fosil gading gajah purba itu nantinya bisa disatukan lagi hingga utuh. Hal itu disampaikan Kades Banjarejo Ahmad Taufik pada wartawan di lokasi penemuan fosil di Dusun Peting.

”Perihal penemuan fosil ini sudah saya laporkan pada Disporabudpar Grobogan. Selain itu pihak Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran juga kita tembusi masalah ini,” kata Taufik.

Taufik menjelaskan, dari pihak BPSMP sudah menjanjikan untuk membantu menyambungkan lagi potongan fosil itu supaya bisa utuh dan menyatu lagi. Kebetulan, pada Rabu (25/11/2015) mendatang, tim BPSMP datang ke Banjarejo untuk melakukan sosialisasi masalah penemuan benda purbakala pada masyarakat.

Agar proses penyatuan fosil lebih mudah, tiap potongan gading purba itu dimasukkan dalam satu kantong plastik berikut nomor urutannya. Dengan demikian, nantinya potongan itu bisa disusun dengan cepat dan tidak akan tertukar posisinya.

”Sebelum disatukan lagi nanti fosilnya dibersihkan lebih dulu. Soalnya, masih banyak lapisan tanah yang menempel,” imbuhnya.

Menurut Taufik, dengan ditemukannya gading purba ini makin menambah daftar penemuan benda purbakala di desanya. Dua bulan lalu, sudah ada kepala kerbau purba yang berhasil ditemukan serta potongan tulang binatang purba. (DANI AGUS/TITIS W)