Pemdes Undaan Lor Dukung Gerakan Long March Warga Kendeng

Rombongan long march JMPPK melakukan doa bersama di makam Mbah Gareng Undaan Lor, Kecamatan Undaan bersama warga setempat. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Rombongan long march JMPPK melakukan doa bersama di makam Mbah Gareng Undaan Lor, Kecamatan Undaan bersama warga setempat. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Setelah penyambutan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, rombongan long march Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) melakukan doa bersama di makam Mbah Gareng Undaan Lor, Kecamatan Undaan. Pemerintah desa setempat langsung menggelar ramah tamah kepada ke 200 warga Kendeng tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Undaan Lor, Edi Pranoto mengatakan pihaknya sangat mendukung dengan gerakan JMPPK. Sebab rombongan long march yang menyinggahi makam Mbah Gareng di Undaan Lor dianggap sebagai bentuk kehormatan bagi pemdes.

Edi melanjutkan, pihaknya juga berharap kepada ke 200 peserta long march JMPPK bisa menjaga kesehatan serta berhati-hati sampai di tempat tujuan, yaitu di PTUN Semarang.

Pihak desa juga selalu memantau perkembangan long march tersebut dengan komunikasi lewat ponsel. Hal itu dilakukan sebagai bentuk motivasi untuk mencapai hasil positif disaat menghadapi bacaan putusan gugatan warga Kendeng di PTUN Semarang, pada Selasa (17/11/2015) mendatang.

”Jika pembangunan pabrik semen tetap didirikan di Kendeng, maka Undaan juga terkena imbas negatifnya. Karena juga merupakan wilayah pertanian yang terbilang dekat dengan pegunungan Kendeng. Sehingga kami sangat mendukung aksi penolakan tersebut,” terangnya. (EDY SUTRIYONO/TITIS W)