BPS Pati Sosialisasikan Perubahan Tahun Dasar PDRB dan IPM Metode Baru

Badan Pusat Statistik (BPS) Pati tengah menggelar sosialisasi Perubahan Tahun Dasar PDB/PDRB dan IPM Metode Baru. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Badan Pusat Statistik (BPS) Pati tengah menggelar sosialisasi Perubahan Tahun Dasar PDB/PDRB dan IPM Metode Baru. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Pengaruh perekonomian global terhadap struktur perekonomian nasional dalam sepuluh tahun terakhir, membuat Badan Pusat Statistik (BPS) Pati menggelar sosialisasi perubahan tahun dasar produk domestik bruto (PDB) dan produk domestik regional bruto (PDRB), serta indeks pembangunan manusia (IPM) metode baru di Aula BPS Pati, Jumat (13/11/2015).

Kegiatan yang dihadiri jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Pati tersebut diharapkan bisa memberikan gambaran perekonomian nasional dan regional terkini, yakni pergeseran struktur ekonomi dan pertumbuhan ekonomi.

“Sesuai dengan rekomendasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), penyusunan PDB melalui kerangka Supply and Use Tables (SUT) harus menggunakan system of nasional account 2008. Implementasi itu diharapkan bisa meningkatkan kualitas data PDB dan PDRB,” ujar Kepala BPS Pati Sri Wiyadi kepada MuriaNewsCom.

Ia mengatakan, data statistik memang sangat penting perannya untuk menentukan indikasi maju tidaknya suatu negara atau daerah. Karena itu, metode baru untuk menyuguhkan data yang valid benar-benar dibutuhkan.

“Contohnya di Pati. Perekonomian di Pati menurut perhitungan berdasarkan PDRB atas dasar harga berlaku tahun 2010 mencapai Rp 9,4 miliar, sedangkan menurut Matriks Supply 2010 mencapai Rp 18,8 miliar. Mestinya, setiap metode harus menyuguhkan data paling tidak sama. Inilah yang kami sosialisasikan sesuai rekomendasi PBB,” tandasnya. (LISMANTO/AKROM HAZAMI)