Listrik Sempat Byar Pet? Ini Faktor Penyebabnya

PLN Pembangkitan Tanjung Jati B Jepara. Kemarau panjang ini beban listrik capai rekor tertinggi (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

PLN Pembangkitan Tanjung Jati B Jepara. Kemarau panjang ini beban listrik capai rekor tertinggi (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Beban listrik untuk Jawa-Bali pada musim kemarau panjangtahun ini mencapai rekor tertinggi. Namun disisi lain, justru banyakpembangkit listrik yang tak beroperasi, khususnya pembangkit listriktenaga air (PLTA) yang airnya kering akibat kemarau panjang.

Hal itu disampaikan Deputi Manajer Adi Sunarto. Menurutnya, ketikamusim kemarau panjang, sangat memengaruhi PLTA. Misalnya PLTA Ciratadi Jawa Barat, PLTA Saguling di Jawa Barat dan di Suryalaya. Wadukyang digunakan untuk PLTA mengering akibat kemarau panjang. Sehinggamenjadi defisit sistem mencapai ribuan megawatt.

“Untuk wilayah Jawa-Bali ini yang menjadi andalan ketika terjadi haltersebut, salah satunya PLN Pembangkitan Tanjung Jati B ini. Sehingga,pada musim kemarau panjang tahun ini kami beroperasi secara maksimal,”ujar Adi kepada MuriaNewsCom, Senin (9/11/2015).

Menurut dia, beban listrik sangat tinggi biasanya terjadi mulai pukul18.00 hingga 22.00 WIB. Pada waktu tersebut, masyarakatgencar-gencarnya menyalakan listrik. Apalagi di musim kemarau, membuatmasyarakat gemar menyalakan kipas angin, AC, kulkas dan yanglainnya.“Jadi jangan heran ketika kemarin, listrik sempat byar pet di beberapadaerah karena kendala itu tadi,” ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk PLN Pembangkitan Tanjung Jati B di Jepara, adaempat unit yang beroperasi. Setiap unit memiliki daya 660 megawatt.Jumlah tersebut secara keseluruhan mampu menyuplai kebutuhan listrikJawa-Bali sebesar 11-12 persen. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)